Melihat Langsung Garasi Tim MotoGP di Sirkuit Sepang Malaysia, Begini Suasananya

Arena Balap, Terbaru1536 Views

BandungKita.id, ARENA BALAP – Seri MotoGP Sepang Malaysia telah usai dengan memunculkan juara Marc Marquez. Namun yang akan BandungKita.id bahas kali ini bukanlah soal seru balapannya.

Di luar hingar-bingar lintasan balap nan megah sekelas motoGP, ternyata ada satu momen yang enggak kalah asyik dan langka, yakni melihat langsung garasi alias paddock tim motoGP. Dari garasi inilah, semua kebutuhan untuk memenangkan balapan dilakukan.

Kalau sekedar melihat garasi balap lokal semacam di Sentul sih, mungkin sudah biasa. Tapi bagaimana sensasinya kalau yang dilihat adalah garasinya tim motoGP?

Yuk, BandungKita.id mau ngajak kalian ‘mengintip’ lebih dekat garasi tim MotoGP. Namun, untuk masuk ke garasi tim MotoGP, kita perlu mendapat akses Guest Paddock Visit.

Karena, kalau cuma bermodal tiket nonton motoGP Sepang, kita cuma bisa berada di tribun saja, sementara lokasi paddock berada di seberang tribun grand stand, tempat dimana semua pebalap melakukan start balapan.

Untuk bisa ke area paddock dan hospitality tim motoGP, kita akan menyebrang melalui sebuah terowongan bawah tanah.

Baru kemudian, area belakang garasi, yang sebenarnya tempat privat dan intim para pebalap dan crew biasa seliweran.

Jadi, jangan heran kalau sedang berjalan, tiba-tiba ada Valentino Rossi lewat lah, Marc Marquez lewat. Kalau beruntung, kalian bisa selfie bareng, tapi momen kayak begini sangat jarang.

Para pebalap biasanya sedang fokus luar biasa, dan enggak mau diganggu dengan kerumunan para fans, meski untuk sekedar berfoto.

Seperti dikutip dari uzone, salah satu garasi yang berhasil ‘diintip’ adalah garasi tim Suzuki Ecstar MotoGP. Aturannya ketat banget gaes. Pengunjung (sebelumnya wajib sudah membuat janji) dibatasi hanya 6 orang sekali masuk.

Diluar, sebelum pintu masuk garasinya, terlihat seorang sedang mencuci komponen-komponen motor agar saat balapan bersih dan kinclong.

Masuk semakin ke dalam, ada jajaran ban motor yang siap digunakan balap. Kebanyakan, ban tersebut sudah ‘diselimuti’ pemanas, agar saat balap, suhu ban sudah ideal untuk digeber.

Kemudian, terlihat monitor komputer berjajar untuk memantau semua aktifitas tim saat balapan. Makin ke dalam lagi, ada dua motor yang sedang ‘ditelanjangi’.

Tentu saja tangan refleks mengambil kamera. Dan ternyata, tidak boleh mengambil gambar!

“No camera, no camera!” cegah salah satu crew.

Ternyata, untuk sekedar berfoto boleh saja, kecuali motor yang sedang ditelanjangi tersebut. Karena itu masuk kategori sangat rahasia.

Masih ingat kan, bagaimana Rossi dan Lorenzo pernah meletakkan sekat di satu garasi yang sama, agar keduanya enggak saling berbagi data. Apalagi kita, yang bukan pebalap.

Jadi, meski ban, komponen motor, fairing, dan motornya tersedia dan boleh difoto, kalian enggak akan menemukan bongkahan mesin motornya, karena itu dijaga dan tertutup sangat rapat.

Masuk terus ke dalam, maka sampailah kita di depan garasi. Dua motor yang siap dipakai balap sudah apik terpajang.

Dari posisi ini juga, kita bisa melihat ribuan penonton di tribun grand stand. Kebayang gimana merindingnya pebalap melihat fans mereka sebanyak itu ya…

Kesimpulan yang bisa diambil adalah, paddock atau garasi tim balap motoGP jauh dari kesan bengkel seperti di Indonesia dan lebih mendekati ke showroom.

Lantainya saja karpet. Sama sekali gak ada ceceran oli dan komponen yang berserakan. Bersih, rapih, canggih, dan pastinya kereeeen…(ZEN/BandungKita.id)