Hampir Setengah Anggota DPRD Kabupaten Garut Tak Hadir di Sidang Paripurna Pertama, Ini Kata Bupati

BandungKita.id, GARUT – Sidang paripurna pertama Bupati Garut, Rudy Gunawan dan Wakilnya,  Helmi Budiman digelar di Gedung DPRD Kabupaten Garut, Rabu (23/1/2019) malam. Namun, dari pantauan di ruang sidang paripurna DPRD Garut, sedikitnya ada 20 kursi kosong.

Selain itu, dari empat unsur pimpinan DPRD Garut yang ada, hanya dua yang menghadiri sidang yaitu Ketua DPRD Garut, Ade Ginandjar dan Wakil Ketua DPRD Garut, Agus Iswadi. Keduanya hadir sebagai pimpinan sidang paripurna dengan agenda penyampaian visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati.

Menanggapi hal itu, Bupati Garut Rudy Gunawan menegaskan tidak melihat hal-hal lain dari ketidakhadiran para anggota DPRD Garut. Apalagi saat pelantikan di Gedung Sate, menurutnya semua anggota DPRD Garut ikut menghadiri pelantikan.

“Mungkin sibuk, saya tidak melihat ada apa-apa,” katanya kepada wartawan ketika dimintai komentarnya usai mengikuti sidang paripurna, Rabu (23/1/2019).

Rudy mengaku memaklumi kesibukan para anggota DPRD Garut yang tidak hadir dalam rapat paripurna ini, mengingat saat ini anggota DPRD sedang disibukan dengan kampanye. Lagi pula menurut Rudy, pagi harinya mereka sudah menghadiri acara pelantikan di Gedung Sate dan rapat paripurna juga telah dihadiri oleh semua fraksi yang ada di DPRD. Ia juga memastikan tidak ada aksi boikot di pelaksanaan sidang paripurna ini.

“Kita memaklumi lah ya, beliau juga sudah ada di Bandung tadi, semua fraksi juga hadir (malam ini),” katanya.

“Hanya visi misi saja, meski itu penting, tapi beliau (anggota DPRD) juga lagi musim kampanye seperti ini kan, saya tidak melihat apapun, tidak ada boikot-boikotan,” tegas Rudy, menambahkan.

Dihubungi terpisah, Yudha Puja Turnawan, salah satu anggota DPRD Garut yang tidak ikut menghadiri rapat Paripurna mengaku ketidakhadiran dirinya, karena bertepatan dengan kegiatan sebagai konstituen di Kecamatan Sucinaraja. Ia mengakui dirinya tidak mempunyai cukup waktu untuk hadir di sidang paripurna.

Ngejar ke DPRD enggak keburu, terus seragam PSL saya hanya punya satu dan sudah kotor, kalau yang lain saya tidak tahu,” katanya lewat aplikasi pesan WhatsApp, Rabu (23/1/2019) malam. (Rul/Bandungkita.id)