Sering Nonton Video Porno, Anak di Bandung Cabuli Teman

Bandungkita.id, KOTA BANDUNG – Seorang anak di Kota Bandung ditangkap pihak kepolisian karena melakukan tindakan pencabulan terhadap teman mainnya. Anak dibawah umur tetsebut berani mencabuli temannya karena sering nonton film porno.

Menurut Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Aswin Sipayung, kejadian tersebut terungkap setelah keluarga korban melaporkan peristiwa tersebut kepada polisi. Dari hasil pemeriksaan pelaku melakukan hal tersebut pada September 2022 lalu.

Video Pilihan:

“Jadi modusnya adalah korban diancam menggunakan pisau dan dipaksa melakukan hal tersebut. Pelecahan seksual terhadap korban dilakukan pelaku sebanyak tiga kali. Tersangka laki-laki dan korbannya juga laki-laki,” ucap Aswin di Mapolrestabes Bandung, Selasa (18/10/2022).

Setelah dilakukan pemeriksaan, kata dia, pelaku juga telah melakukan hal yang sama terhadap korban lain. Korban lainnya pun merupakan anak di bawah umur.

“Pelaku juga merupakan anak di bawah umur dan sudah kita tangkap di tempat khusus dengan teman-teman perlindungan anak. Berdasarkan pemeriksaan, tersangka telah melakukan kepada dua orang dan dua-duanya di bawah umur,” kata dia.

Aswin mengatakan, tersangka melakukan hak tersebut karena sering melihat video porno. Tersangka melihat video tersebut melalui ponsel tanpa diawasi oleh orang tuanya.

“Itu diawali dengan kebiasaan tersangka melihat video porno di handphone. Jadi ini yang mengawali sehingga terjadilah peristiwa pelecehan seksual tersebut. Jadi kami mengimbau agar orang tuanya selalu mendampingi anaknya ketika melihat dan membuka situs. Jadi bisa dikontrol dan dibatasi oleh orang tuanya,” ucap Aswin.

Tersangka dikenakan Pasal 82 jo 76E UU RI Nomor 17 Tahun 2016 Tentang Perlindungan Anak. Sementara korban dilakukan pendampingan oleh unit Perlindungan Perempuan dan Anak Polrestabes Bandung.

“Jadi korban ini kita perlakukan seperti yang tertera di Undang-undang Perlindungan Anak. Jadi untuk korban ada penanganan psikologinya dan tidak kita ungkap identitasnya supata tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” kata Aswin.