Pospam Asia Afrika, Siap Layani Warga dan Wisatawan

Bandungkita.id, KOTA BANDUNG – Memasuki musim libur lebaran, Pemerintah Kota (Pemkot) dan Polrestabes Bandung mendirikan sejumlah pos pengamanan (pospam) di sejumlah titik. Salah satunya di Jalan Sukarno Bandung.

Tak hanya polisi dan petugas Dinas Perhubungan, di pospam ini juga terdapat petugas kesehatan. Petugas kesehatan ini berasal dari Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kota Bandung. Salah satunya, Trianti Kusuma Putri

Ia mengungkapkan, tugasnya memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat yang berkunjung. Apalagi ketika pengunjung mengalami gejala yang perlu penanganan medis.

“Kita stanby, apabila ada keluhan warga penyakit ataupun gejala yang ringan datang ke sini untuk cek kesehatannya juga,” katanya.

Baca Juga :

Peringatan 68 Tahun KAA, 109 Bendera Negara Peserta KAA dan PBB Berkibar di Gedung Merdeka Bandung

Pospam Asia Afrika, Siap Layani Warga dan Wisatawan

Unik! Pospam Lebaran di Bandung ini Bertema Etnik Sunda

“Kami melayani cek kesehatan, tensi, suhu dan sebagainya. Ada juga obat-obatan apabila ada yang mengalami alergi atau demam tiba-tiba, bisa mampir ke sini,” imbuhnya.

Trianti mengimbau kepada masyarakat yang berpergian tetap waspada dan menjaga kesehatan.

“Bagi warga yang akan melaksanakan perjalanan dalam dan luar untuk menyiapkan perlengkapan obat jika diperlukan,” katanya.

Sementara itu, Kanit Binmas Polsek Sumur Bandung, Iptu Jajang Rahmat Iriandi menyampaikan, pos pengamanan di kawasan Asia Afrika berkolaborasi dengan TNI, Pemkot Bandung dan organisasi kesehatan.

“Pospam (Pos Pengamanan) Asia Afrika untuk jumlah personel 15 orang. Ini gabungan Polri, TNI, Dishub juga tim kesehatan,” ujarnya.

Ia mengatakan, kawasan Asia Afrika sebagai objek keramaian masyarakat. Apalagi saat Ramadan dan mendekati Hari Raya Idulfitri.

“Lalu Lintas di sini jelas meriah sekali. Apalagi sore hari ada komunitas ‘jurig’ yang memeriahkan kawasan Asia Afrika juga pengunjung dari luar Kota Bandung,” ujarnya.

Pospam ini akan beroperasi hingga 2 Mei mendatang.

“Untuk teknisnya kita patroli jalan kaki
Selain itu juga woro-woro menggunakan pengeras suara untuk mengimbau pengunjung,” bebernya.

Jajang mengimbau kepada pengunjung kawasan Asia afrika untuk selalu waspada. Selain itu, jika membawa kendaraan disiapkan SIM dan STNK serta parkir di tempat yang sudah ditentukan.