Dua Atlet Asal Bandung Sabet Medali dalam Ajang KX-1 Kickboxing

Bandungkita.id, OLAHRAGA – Ajang KX-1 Kickboxing Championships series sembilan menghadirkan dua gelar juara nasional di kelas 51 Kg dan 57 Kg yang bergulir di Lapangan Garuda, Bantarkawung, Brebes, Jawa Tengah, Sabtu (19/8/2023). Dua atlet asal Kota Bandung, Jawa Barat berhasil meraih medali emas dan perak dalam ajang tersebut.

Dua petarung yang diturunkan dalam ajang tersebut merupakan dari sasana Kick Boxing Indonesia (KBI) Bandung yaitu M. Redja yang bertarung di kelas 51 Kg berhasil meraih medali emas usai perolehan angkannya unggul jauh petarung asal tuan rumah Brebes, Fadelullah.

Sedangkan medali perak diraih petarung Badal Muhammad di kelas 57 Kg. Badal kalah di partai final saat melawan Kamil Bagastrianto dalam laga yang berjalan tiga ronde. Badal kalah angka atas Bagas dalam partai tersebut.

Menurut Ketua Umum KBI Bandung, Yana Mulyana, para atletnya tersebut telah berjuang dengan maksimal untuk meraih medali. Meskipun saat ini hanya bisa meraih satu emas dan satu perak dibandingkan 2022 silam yang mampu meraih dua emas.

“Kita syukuri raihan ini. Karena ini merupakan perjuangan anak-anak, hasilnya sudah maksimal,” kata Yana kepada Bandungkita.id.

Pria yang akrab disapa Dhiel ini menuturkan, jika Badal yang meraih medali perak akan mengikuti kejuaraan di tingkat Asia. Namun Dhiel belum membeberkan jadwal pertarungan tingkat Asia tersebut serta tempat penyelenggaraannya.

Namun diakui Dhiel, pada Desember 2023 International Sport Kick Boxing Association (ISKA) Indonesia atau badan internasional utama yang mengatur olahraga karate dan pertandingan kickboxing Indonesia akan mengadakan kejuaran nasional (Kejurnas) kembali di Semarang.

Logo International Sport Kick Boxing Association (ISKA) Indonesia

Dua atlet asal KBI Bandung tersebut pun berencana akan turun kembali untuk terus menambah jam terbang bertarung sebelum ke tingkat Asia.

“Nanti Desember, ISKA Indonesia mengadakan kejuaraan kembali di Semarang. Dan ini menjadi sebuah ajang untuk mencari bibit-bibit petarung untuk naik ke tingkat ISKA Asia,” tandas Dhiel.