Pers Indonesia Berkabung

Nasional, Sosok113144 Views

BandungKita.id, JAKARTA – Insan Pers sekaligus perfilman nasional berduka atas meninggalnya Salim Said, setelah sempat dirawat di RS Cipto Mangungkusumo, Jakarta, Sabtu (18/5/2024). Alm Salim Said yang juga Mantan Duta Besar RI untuk Republik Ceko itu dikabarkan tutup usia pukul 19.33 WIB. Melansir Antara, kabar meninggalnya Salim Said dikonfirmasi oleh istrinya, Herawaty, dalam pesan singkat yang diterima sejumlah wartawan di Jakarta, Sabtu malam.

Profil Salim Said: Tokoh Pers dan Pengamat Militer yang Menggubah Zaman

Berikut adalah profil singkat tentang Salim Said:

  1. Latar Belakang
    • Salim Said lahir di Parepare, Sulawesi Selatan, pada 10 November 1943.
    • Pada usia 15 tahun, ia merantau ke Solo, Jawa Tengah, sebelum menetap dan memulai karier di Jakarta.
    • Ia belajar di Akademi Teater Nasional Indonesia dan ikut mendirikan Teater Kecil.
    • Salim Said banyak menulis esai dan kritik seputar teater dan film.
  2. Karier
    • Ia awalnya menjadi seorang wartawan dan pernah menjadi redaktur serta salah satu pendiri majalah Tempo.
    • Tulisannya menghiasi berbagai majalah kebudayaan seperti Mimbar Indonesia, Horison, dan Budaja Djaya.
    • Selain itu, Salim Said juga melanjutkan pendidikan tinggi di Jurusan Sosiologi Universitas Indonesia dan studi program doktor di Ohio State University, Amerika Serikat, di bidang ilmu politik.
  3. Penghargaan dan Kontribusi
    • Salim Said memiliki kontribusi besar dalam dunia pers dan perfilman Indonesia.
    • Ia juga dikenal sebagai pengamat militer dan Guru Besar Ilmu Politik.
    • Disertasinya yang cukup dikenal menyoroti berbagai isu politik dan pertahanan.
  4. Kenangan Terakhir
    • Jenazah Salim Said disemayamkan di rumah duka, Jalan Redaksi Nomor 149, Kompleks Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Cipinang, Jakarta Timur.
    • Rencananya, jenazah akan dikebumikan pada Minggu, 19 Mei 2024, di Tempat Pemakaman Umum Tanah Kusir, Jakarta.

Salim Said adalah sosok yang menggubah zaman melalui tulisannya dan kontribusinya dalam dunia pers, perfilman, dan ilmu politik. Semoga kenangan dan karya-karyanya tetap dikenang oleh generasi selanjutnya.