Ada Pejabat KBB Kembali Kena OTT ? Begini Jawaban Bupati KBB Aa Umbara Sutisna

Headline, KBB, Terbaru526 Views

BandungKita.id, NGAMPRAH – Suasana kerja di lingkungan Kompleks Pemda Kabupaten Bandung Barat (KBB) sepanjang Jumat (9/11/2018) cukup ‘menghangat’. Pertama karena batalnya pengumuman pejabat sekda definitif oleh Bupati Aa Umbara Sutisna dan yang kedua adalah isu adanya salah seorang pejabat KBB yang terkena operasi tangkap tangan (OTT).

Bukan hanya dari kalangan ASN yang banyak mempertanyakan. Kalangan organisasi kemasyarakatan bahkan dari para tokoh pendiri KBB juga banyak yang mempertanyakan hal tersebut. Sehingga, banyak yang mengaitkan batalnya pengumuman pejabat sekda dikarenakan kondisi KBB yang tidak kondusif lantaran adanya kabar OTT tersebut.

Bupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisna yang dikonfirmasi wartawan terkait hal ini mengaku, belum mengetahui soal rumor yang berkembang tersebut. Menurutnya, sepanjang Jumat, roda pemerintahan berjalan normal sehingga dirinya tidak bisa menjawab secara terperinci. Apalagi, belum ada laporan resmi terkait isu yang berkembang sehingga harus dikroscek terlebih dahulu.

“Saya belum tahu dan justru baru denger dari temen-temen media soal isu yang sudah menyebar itu,” kata Aa Umbara saat ditemui di kantornya selepas Salat Jumat seperti dilansir sindonews.

Menurutnya, untuk memastikan kebenaran isu tersebut dirinya sudah memanggil jajaran kepala dinas hingga level kabid. Saat briefing, semua pejabat diabsen dan hampir semua hadir, walaupun ada sebagian yang tidak hadir dengan alasan sedang dinas luar dan sakit.

Terlepas dari hal tersebut, dirinya berharap apa yang sedang menjadi rumor dan berkembang di masyarakat tidak terjadi.

“Semoga tidak ada. Tapi kalaupun benar adanya akan ada sanksi kepegawaian karena kalau untuk memecat PNS kan tidak bisa,” tuturnya.

Disinggung apakah karena adanya isu tersebut yang membatalkan rencana pengumuman pejabat sekda, secara tegas Aa Umbara membantah hal tersebut. Tidak ada kaitannya hal tersebut dengan pengumuman sekda yang ditunda.

Penundaan itu semata-mata karena untuk mencari figur yang terbaik dikarenakan tugas dan tanggung jawab pejabat sekda tidak mudah dalam menjalankan roda pemerintahan.

“Tidak ada kaitannya antara isu (OTT) yang berkembang dengan penundaan pengumuman sekda. Tunggu saja nanti ketika momentumnya pas akan diumumkan juga,” kata Aa Umbara. (ZEN/BandungKita.id)