by

Tjiwidey X-Rated: Offroad di Hutan Sambil Tetap Menjaga Lingkungan

Bandungkita.id, SOREANG – Sensasi mengendarai mobil di jalan aspal tentu berbeda dengan mengendarai mobil di lintasan lumpur, rawa, tanah, bebatuan, serta track di tengah hutan. Pengalaman itu hanya bisa anda rasakan pada event adventure offroad Tjiwidey X-Rated, Senin-Sabtu (21-26/10/2019).

Start dari Ciwidey Valley, sebanyak 53 partisipan pengendara mobil 4×4 harus menempuh jarak 19 KM, sebelum sampai di garis finish yang berada di Daerah Kacakaca, Sindangkerta, Bandung Barat.

Yang menarik, acara ini bukan saja menuntut pengendara mobil sampai di garis finish. Namun, panitia mengimbau agar partisipan yang hadir tetap bisa menjaga lingkungan. Sehingga, sebisa mungkin tak ada ekosistem hutan, terutama pohon yang rusak.

Humas event Tjiwidey X-Rated 2019, Enny Ensu mengatakan selain mengimbau agar tak merusak pohon kepada peserta pihaknya telah melibatkan Perum Perhutani dan Pegiat Lingkungan untuk menentukan track.

“Adventure offroad sering dianggap merusak lingkungan. Kami tidak ingin hal itu terjadi, maka perizinan yang pertama kami tempuh adalah pihak Perhutani. Selain itu kita melibatkan pegiat lingkungan. Kami pastikan bahwa di dalam hutan tidak merusak,” jelasnya.

Baca juga:

Wakil Bupati Garut Helmi Budiman Deklarasikan Baso Aci Punya Garut, Diharapkan Jadi Even Tahunan

 

Upaya menjaga lingkungan, lanjutnya, telah ditempuh pula dengan melakukan penghijauan serta menyalurkan sumbangan bibit pohon kepada Perhutani.

Event Tjiwidey X-Rated 2019 memang bukanlah kompetisi offroad pada umumnya. Kegiatan ini digelar hanya untuk menyalurkan hobi dan wahana wisata petualangan di alam bebas.

Menurut Enny, hal itu bisa dilihat dari rekomendasi yang diterbitkan Ikatan Motor Indonesia (IMI) Jabar yang menerangkan bahwa Tjiwidey X-Rated 2019 hanya kegiatan wisata.

Meski begitu, event yang digagasnya dianggap telah bertarap nasional. Pasalnya, jika melihat partisipan yang hadir, mayoritas dari luar pulau Jawa. “Sekupnya sudah nasional, peserta yang hadir ada yang berasal dari Banjarmasin, Palangkaraya, Palembang, Lampung, Surabaya, Yogyakarta, Jakarta dan masih banyak lagi,” ucapnya.

 

Panitia Tjiwidey X-Rated 2019 memberikan sumbangan benih pohon.

 

Selain melek terhadap alam, Tjiwidey X-Rated 2019 juga peduli terhadap kondisi sosial warga. Maka setiap event offroad, Enny selalu menggelar bakti sosial yang disimpan di puncak penutupan.

“Penutupan acara kita gelar Bakso kepada pendudukan sekitar, tahun kemarin kita suport kepada salah satu masjid. Kali ini, kami beri santunan sembako bagi penduduk,” paparnya.

Terakhir, Ia berharap tahun depan acara yang digelarnya berlangsung meriah dan bisa berperan meningkatkan kunjungan wisata di sekitar lokasi adventure offroad. Apalagi, Bandung Barat bagian selatan masih banyak tempat wisata yang belum dikenal.

“Di Bandung Barat bagian selatan ini banyak tempat wisata yang perlu diperkenalkan. Semoga dengan adanya event ini, tempat tersebut bisa makin dikenal dan banyak dikunjungi,” pungkasnya.***(Restu Sauqi)