11 Ruko di Astanaanyar Hangus Terbakar, Begini Penjelasan Warga dan Damkar Kota Bandung

BandungKita.id, BANDUNG – Insiden kebakaran kembali terjadi pada 11 rumah rumah toko (Ruko) di Jalan Otto Iskandardinata, RT01 RW03, Pelindung Hewan, Kecamatan Astana Anyar, Kota Bandung, Minggu (6/9/2020).

Ketua RW02 Kelurahan Pelindung Hewan, Dani Ramdani, mengatakan kebakaran terjadi sekitar pukul 20.30 WIB.

Saat itu, lokasi kebakaran yang berdekatan langsung dengan RW02 sempat terdengar aliran yang diduga dari korsleting listrik menimbulkan percikan api.

“Tadi warga sempat dengar prepetan listrik pinggir warung kelontongan di salah satu ruko,” ujarnya di lokasi kejadian.

Menurutnya, saat kejadian seluruh bangunan yang terbakar dalam keadaan tutup. Bahkan, warga terpaksa mendobrak dua ruko untuk menyelamatkan barang serta memadamkan api karena membesar.

“Api semakin awet karena ada gudang kayu dan belakang gudang pakaian cimol. Kurang lebih 11 ruko terbakar dan beberapa rumah,” katanya.

BACA JUGA :

Terjadi 63 Kasus Kebakaran di Kota Bandung Sepanjang 2020, Ini Dia Data dan Penyebabnya

Kunjungi Korban Kebakaran Cicalengka, Dadang Supriatna Didoakan Jadi Bupati Bandung

Jelang Musim Kemarau, BPPD Kota Cimahi: Waspada Kekeringan dan Kebakaran Lahan

Dia menjelaskan, hampir sebagian barang-barang di beberapa bangunan yang terbakar tidak dapat diselamatkan.

“Apalagi gudang pakaian cimol seluruhnya habis dilalap api,” tandasnya seperti dikutip dari PR FM.

Sementara itu, Kabid Pemadam Kebakaran Diskar PB Kota Bandung, A Kurnia mengatakan bahwa Diskar PB. Kota Bandung mendapatkan laporan kebakaran tersebut sekitar pukul 20.37 WIB.

“Sebanyak 15 unit kendaraan pancar dan rescue diterjunkan untuk memadamkan kobaran api di lokasi kejadian,” kata Kurnia dalam keterangan tertulis yang diterima BandungKita.id

Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan penyekatan agar api tak menyebar ke lokasi lainnya, mengingat kebakaran terjadi di permukiman padat penduduk.

“Setelah tiba di lokasi petugas langsung melakukan pemadaman secara menyeluruh pada objek rumah warga yang terbakar,” ujarnya.

Courtsey : Mybrochannel

Tak ada korban jiwa dalam kebakaran ini, namun belasan rumah di wilayah seluas 4000 meter ludes terbakar.

“Sebanyak 11 Ruko warga yang terbakar dan diisi oleh 31 Kepala Keluarga,” jelas Kurnia.

Belum diketahui penyebab kebakaran yang saat ini masih dalam penanganan aparat kepolisian. Namun diduga api berawal dari salah satu rumah warga.

“Petugas sempat kesulitan memadamkan api karena ada aliran liatrik belum padam. Alhamdulilah bantuan pusat langsung ke PLN listrik sudah dipadamkam,” ungkapnya.

Meski sempat dilakukan pemadaman oleh warga namun api dengan cepat merambat.

“Imbauan kepada warga untuk lebih berhati-hati lagi dan untuk menghindari bahaya kebakaran, di anjurkan untuk menyediakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR),” pungkas Kurnia. (*)

Editor : Azmy Yanuar Muttaqien