Perkenalkan Sosok Ini, Sajajar Purwakarta Dapat Apresiasi Warga

EventKita201582 Views

BandungKita.id, PURWAKARTA – Mengangkat Budaya seni sunda, relawan ‘Sajajar’ (Sa-Jabar Jeung Ganjar) eksistensikan pagelaran wayang golek pada masyarakat Purwakarta.

Sosok yang diperkenalkan merupakan mantan gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo oleh dalang Yoga Swara Sunandar Sunarya rombongan Giri Harja 3 Putra, di desa Citalang kabupaten Purwakarta, Jumat, 13 Oktober 2023 malam.

Yoga Swara Sunandar Sunarya merupakan anak dari mendiang dalang kondang Asep Sunandar Sunarya menyebut sosok Ganjar Pranowo mempunyai darah Sunda dari leluhurnya yang asli Galuh.

“Pak Ganjar merupakan cucu berikut mantu salah satu pendiri Nahlatul Ulama (NU), K.H Hisyam, Pak Ganjar memiliki perhatian yang sangat besar terhadap budaya yang ada di Jawa Barat, karena budaya merupakan jati diri bangsa.

Jangan sampai bangsa ini kehilangan budayanya, karena akan hilang jati dirinya,” ujar dalang disela pagelaran dengan lakon Wahyu Cakra Ningrat.

Pagelaran wayang golek tersebut membuat ribuan warga dari berbagai daerah di Purwakarta tumplek di Lapangan Desa Citalang Jawa Barat hingga larut malam.

Ketua Gema Milenial Purwakarta (GMP) Antony Fahmy sekaligus ketua panitia penyelenggara menyebut, acara yang digelar tersebut bertujuan untuk menjaga berikut melestarikan spiritualitas adat budaya sunda. Terlebih, wayang golek merupakan bagian dari pelestarian budaya Sunda Jawa Barat.

“Maksud tujuan diantaranya dalam memperingati maulid nabi Muhammad SAW, sekaligus wujud bakti kepada para leluhur, dan pejuang dalam mengantar kemerdekaan RI dalam mewariskan adat, budaya yang begitu besar dalam sesama serta upaya melestarikan spirit budaya Sunda di Jawa Barat khususnya di kabupaten Purwakarta,” katanya.

Lebih jauh Anton mengatakan, antusias penonton wayang golek cukup tinggi dan diterima oleh masyarakat.

“Penonton terlihat membludak pada saat menonton pertunjukan wayang golek ini,” tambahnya.

Siti Aminah asal desa Tegaljunti, mengaku puas dengan diadakannya pagelaran wayang.

Selain sebagai hiburan juga untuk silaturahmi dengan masyarakat lainnya. “Kami berterima kasih kepada panitia yang memberi hiburan bermanfaat untuk pelestarian budaya Sunda, karena asal ada pagelaran wayang golek dimana pun saya kunjungi,” katanya.

Selain wayang golek salah satu aset seni budaya Sunda yang harus dilestarikan banyak aset-aset budaya lainnya di daerah yang perlu di perhatikan oleh pemegang kebijakan daerah serta di rawat bersama***