BLUD RSUD Bedas Cimaung dan Kertasari Mulai Disiapkan BKAD

BandungKita.id, BANDUNG – Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Bandung melakukan rapat persiapan dalam rangka pembentukan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) RSUD Bedas Cimaung dan BLUD RSUD Bedas Kertasari.

Rapat tersebut dilakukan di Ruang Rapat Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bandung pada Kamis 7 Desember 2023. Dalam rapat itu pula dilakukan pembentukan tim penilai permohonan Pembentukan BLUD.

Baca Juga:

BKAD Kabupaten Bandung Lakukan Desk Entry Saldo Awal Lewat Aplikasi SIPD dan SIMDA

Sementara itu posisi dari BKAD Kabupaten Bandung sendiri merupakan selaku Pejabat Pengelola Keuangan Daerah (PPKD) Pemkab Kabupaten Bandung diberi tugas sebagai Sekretaris Tim Penilai.

Sekretaris BKAD Kabupaten Bandung Asep Setiyadi, SE., M.Ak mengatakan kegiatan ini dilakukan sesuai amanat Permendagri Nomor 79 Tahun 2018 tentang BLUD.

Baca Juga:

Pembentukan BLUD sendiri bertujuan untuk memberikan layanan umum secara lebih efektif, efisien, ekonomis, transparan dan bertanggungjawab dengan memperhatikan asas keadilan, kepatutan dan manfaat sejalan dengan praktek bisnis yang sehat untuk membantu pencapaian tujuan Pemda yang pengelolaannya dilakukan berdasarkan kewenangan yang didelegasikan oleh Kepala Daerah.

BLUD adalah unit pelaksana teknis dinas/badan daerah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat yang mempunyai fleksibilitas dalam pola pengelolaan keuangan

1. Terdapat karakteristik BLUD

2. Merupakan lembaga pemerintah

3. Menghasilkan barang/jasa publik

4. Tidak profit oriented

5. Dikelola secara otonom

6. Rencana kerja dikonsolidasikan dengan instansi induk

7. Fleksibel dalam pengelolaan keuangan

8. pegawainya terdiri dari PNS dan Non PNS dan bukan merupakan subjek pajak

Video Pilihan :

Meski begitu Keuangan BLUD juga harus membikin laporan keuangan terdiri dari laporan operasional, neraca, laporan perubahan ekuitas, laporan arus kas, laporan realisasi anggaran, laporan perubahan saldo anggaran lebih dan catatan atas laporan keuangan. Tentu saja menurut Asep Setiyadi diharapkan akan terlaksana sesuai rencana sehingga BLUD kedua RSUD tersebut bisa eksis dan berkembang.***

Comment