Lahan Terbatas, 70 Persen Kebutuhan Pangan Kota Cimahi Disuplai dari Luar Daerah

Cimahi, Terbaru474 Views

BandungKita.id, CIMAHI – Untuk memenuhi kebutuhan pangan 600 ribu lebih warga Kota Cimahi, Dinas Pangan dan Pertanian masih ketergantungan suplai bahan pangan dari daerah tetangga.

Saat ini, suplai pangan dari luar Cimahi mencapai 70 persen, sedangkan pemenuhan dari dalam Kota Cimahi hanya sekitar 30 persen.

“Kita kebanyakan disuplai dari luar Cimahi, dari Cimahi hanya sekitar 30 persen, sisanya dari luar. Kalau hanya dari Cimahi jelas tidak mungkin,” ungkap Sekretaris Dispangtan Kota Cimahi, Chanifah Listyarini, saat ditemui di Pemkot Cimahi, Rabu (19/12/2018).

Untuk kebutuhan pangan primer seperti beras, hampir 60 persen kebutuhan Cimahi dipasok dari wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur, sementara dari wilayah Jawa Barat hanya berkisar 40 persen.

“Kalau beras lokal Cimahi hanya mencukupi 3,4 persen kebutuhan warga. Jadi sangat ketergantungan,” jelasnya.

Untuk kebutuhan sayur-sayuran dan daging, Cimahi mengandalkan suplai dari wilayah Kabupaten Bandung Barat (KBB), Kabupaten Bandung, dan sekitarnya.

“Untuk sayur dan daging, biasanya para pedagang bisa disuplai dari Lembang, KBB. Kalau suplai sayuran dari petani Cimahi kita baru memenuhi 20 persennya saja,” bebernya.

Minimnya produksi beras dan sayuran untuk pemenuhan pangan bagi warga lantaran Cimahi mengalami keterbatasan lahan. Saat ini, lahan sawah di Kota Cimahi hanya tersisa 137 hektare.

“Kita hanya punya 137 hektare lahan produktif, termasuk 30 hektare lahan abadi. Sudah tidak mungkin menambah luasnya lagi. Jadi sekarang hanya mempertahankan yang ada saja,” tegasnya.

Permasalahan lainnya adalah tak ada regenerasi petani di Kota Cimahi, maupun kota besar lainnya. Saat ini, anak-anak muda cenderung memilih bekerja kantoran.

“Tidak ada lagi yang mau panas-panasan bekerja menggarap sawah, menanam sayuran (berkebun), atau berternak. Itu jadi masalah juga,” tandasnya. (SDK)

Comment