Kabupaten Bandung Sabet Dua Penghargaan Bergengsi di KIM Festival 2023

Kabupaten Bandung202385 Views

BandungKita.id, KAB BANDUNG – Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Cerdas Desa Tarumajaya Kabupaten Bandung berhasil menyabet dua penghargaan bergengsi tingkat nasional pada puncak perayaan KIM Festival 2023 yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informasi Republik Indonesia (Kemenkominfo RI), Sabtu (28/10/2023) di Kota Surabaya. KIM Cerdas Tarumajaya terpilih sebagai KIM Terbaik tingkat nasional kategori Pertanian dan Perkebunan sekaligus menjadi KIM Favorit pada ajang bergengsi tersebut.

Pada malam apresiasi tersebut, ada 16 KIM dari 14 provinsi di Indonesia yang turut berpartisipasi mengikuti lomba KIM terbaik. Ada tiga kategori yang dilombakan pada ajang tersebut, yaitu UMKM, pariwisata, serta pertanian dan berkebunan. Dari jumlah tersebut, tercatat 10 KIM mengikuti lomba kategori UMKM, 3 KIM pertanian, dan 3 KIM pariwisata.

Baca Juga:

Soal AI, Wamen Nezar Patria Dorong Semua Negara Untuk Komunikasikan Perkembangannya

Intip Keseruan Hari Santri 2023 Pemkab Bandung

Hindari Maraknya Kecelakaan Dijalan, Pemkab Bandung Galakan Gerakan ini!

Direktur Jendral Informasi dan Komunikasi Publik Kemenkominfo RI, Usman Kansong yang memberikan langsung penghargaan tersebut mengungkapkan apresiasinya kepada para pegiat KIM.

“Malam Apresiasi bagi para pegiat KIM ini adalah yang pertama kali kolaborasi antara Kemenkominfo dan Diskominfo Kabupaten/Kota untuk menunjukkan kemampuan mereka. Kategori penilaian KIM tahun ini memang masih terbatas, tapi mudah-mudahan tahun depan bisa ditambah lagi kategorinya,” tuturnya.

Usman berharap agar kategori apresiasi yang diberikan Kemenkominfo tahun ini bisa memajukan semangat KIM dalam menyebarkanluaskan informasi dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Meskipun KIM Festival baru diadakan beberapa kali, saya sangat bangga karena KIM yang ikut berkompetisi tahun ini kualitasnya semakin meningkat. Mudah-mudahan ke depannya juga ada apresiasi yang lebih nyata lagi untuk meningkatkan kemampuan pegiat KIM, misalnya diperbolehkan magang di Kemenkominfo selama satu minggu full dibiayai oleh kami atau diperbolehkan mengikuti pelatihan Digital Talent Scholarship (DTS),” tambah Usman.

Hasil penilaian dewan juri menunjukkan bahwa KIM Cerdas Tarumajaya unggul sebagai juara sebab mampu memberdayakan masyarakat di desanya melalui penyebaran informasi yang akurat dan positif sehingga mampu mengolah sumber daya alam yang dimiliki desanya dan menghasilkan nilai tambah ekonomi.

Video Pilihan:

17 Tahun Tragedi TPA Leuwigajah Kita Bisa Apa?

Desa Tarumajaya yang mulanya tidak begitu dikenal luas khususnya oleh masyarakat Kabupaten Bandung kini mampu menjadi desa wisata melalui usaha promosi dan penyebarluasan informasi oleh KIM Cerdas Tarumajaya. Selain mempromosikan keindahan alam di desanya, pegiat KIM Cerdas Tarumajaya juga memberikan edukasi kepada para pemuda desa terkait cara menanam serta mengolah biji kopi yang selama ini tumbuh subur di wilayah tersebut sehingga mereka tidak hanya mampu menanam kopi dengan baik tetapi juga mampu mengolah biji kopi sehingga dapat menyajikan segelas kopi bercita rasa tinggi.

Terkait prestasi ini, Bupati Bandung, Dadang Supriatna menyatakan kebanggaannya terhadap KIM Cerdas Desa Tarumajaya yang telah mewakili Provinsi Jawa Barat pada ajang bergengsi tersebut.

“Saya merasa senang dan bangga kepada para pegiat KIM dari Desa Tarumajaya yang telah bekerja keras membawa Provinsi Jawa Barat, khususnya Kabupaten Bandung meraih prestasi membanggakan di tingkat nasional ini,” ungkapnya.

Tak lupa ia pun menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah mendukung keikutsertaan KIM Cerdas Tarumajaya sehingga layak bersaing di tingkat nasional. Dadang juga berharap agar KIM bisa terus memberikan kontribusi positif bagi pembangunan daerah, khususnya di desanya masing-masing.

“Saya harap ke depan kita akan mampu menggali, menumbuhkan, dan mengembangkan KIM di seluruh desa di Kabupaten Bandung agar mereka bisa memberikan kontribusi positif terhadap pembangunan, khususnya di desa masing-masing. Kalau aktivitas pembangunan desa terjadi secara terus-menerus maka akan mendukung indeks pembangunan daerah juga secara keseluruhan,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Bandung, Yosep Nugraha juga mengungkapkan hal yang sama. Ia menekankan bahwa KIM tidak sekadar menjadi “filter” informasi hoax di masyarakat melainkan juga sebagai penyebar informasi positif.

Baca Juga:

Gelar Bedas Agro Fair, Bupati: “Kabupaten Bandung Siap Ekspor ke Malaysia dan Singapura”

Keren! Kabupaten Bandung Miliki Gedung Promosi Khusus Produk IKM

Genjot Partisipasi Pemilu 2024, Pemkab Bandung Lakukan Ini Bareng KPU dan BAWASLU

“KIM punya peran yang sangat penting karena mereka memiliki fungsi melakukan diseminasi informasi kepada masyarakat. Berbagai macam informasi positif yang disebarkan akan mampu memberikan kontribusi positif dalam pertumbuhan pada tatanan kehidupan masyarakat yang baik pula dari berbagai aspek, baik aspek perekonomian, kebudayaan, sosial, politik, dan lain-lain,” jelas Yosep.

Ke depan, Yosep menuturkan Diskominfo Kabupaten Bandung akan terus melakukan pembinaan kepada masyarakat dan membentuk KIM di seluruh desa yang ada di Kabupaten Bandung. Ia menjelaskan, saat ini baru terbentuk 106 KIM dari 270 desa dan 10 kelurahan yang ada di Kabupaten Bandung.

“Perjalanan kami masih jauh, tapi kami akan terus berusaha melakukan pembinaan kepada masyarakat bahwa melalui penyebarluasan dan pemanfaatan informasi yang tepat, masyarakat mampu meningkatkan daya saing dan potensi dirinya,” tambahnya.

Respon bahagia juga ditunjukkan oleh para pegiat KIM Cerdas Tarumajaya. Sorak sorai terdengar meriah saat nama KIM Cerdas Tarumajaya diumumkan sebagai pemenang kategori pertanian dan perkebunan.

“Alhamdulillah perjuangan kami selama tiga tahun ke belakang bisa berbuah prestasi,” kata Uus Kusmana sebagai Wakil Ketua KIM Cerdas Tarumajaya.

Uus menuturkan butuh usaha dan kerja keras dalam membangun KIM hingga bisa seperti sekarang. Namun, ia menjelaskan hal tersebut juga tidak lepas dari dukungan kepala desa serta Diskominfo Kabupaten Bandung, baik dari aspek keterampilan maupun alokasi anggaran.

Di tempat yang sama, Adhie Nur Indra, Pranata Humas Diskominfo Kabupaten Bandung yang pada ajang ini menjadi Ketua Delegasi Provinsi Jabar dan pembina teknis KIM di Kabupaten Bandung mengatakan bahwa prestasi yang diraih malam ini merupakan bentuk apresiasi dari apa yang telah kita jalankan selama 5 tahun.

“Berat memang, mengembangkan KIM di era sekarang ini. Butuh sentuhan-sentuhan yang baru. tapi ujungnya berbuah manis”, ungkapnya.

Selain KIM Cerdas Tarumajaya, para pemenang KIM dalam masing-masing kategori adalah sebagai berikut:

– KIM terbaik kategori UMKM dimenangkan oleh KIM Kraton Kidul dari Provinsi Jawa Tengah

– KIM terbaik kategori Pariwisata dimenangkan oleh KIM Taman Kreatif Pipitan dari Provinsi Banten

– KIM terbaik kategori Pertanian dan Perkebunan dimenangkan oleh KIM Cerdas Tarumajaya dari Provinsi Jawa Barat

Adapun lima kategori tambahan yang dibuat dewan juri untuk mengapresiasi para pegiat KIM yang telah berjuang di daerahnya masing-masing dalam melakukan diseminasi informasi, yaitu:

– KIM Adaptif yang dimenangkan oleh Provinsi Kalimantan Timur

– KIM Inovatif dimenangkan oleh Provinsi Sulawesi Tenggara

– KIM Inspiratif dimenangkan oleh Provinsi Sulawesi Barat

– KIM Aspiratif dimenangkan oleh Provinsi Aceh

– KIM Kreatif dimenangkan oleh Provinsi Jawa Timur

_(Humas Pemkab Bandung – Diskominfo)_

Comment