Bikin Salfok! Saat Pencoblosan Berlangsung Petugas TPS Berkeliaran Dibilik Suara

BandungRayaKita, KBB43703 Views

Bandungkita.id, CIPEUNDEUY – Seorang diduga petugas disalah satu TPS (Tempat Pemungutan Suara), berkeliaran dengan leluasa dibilik suara saat para pemilih sedang melakukan pencoblosan pada 14 Februari 2024.

Dari informasi yang diterima Bandungkita id, bahwa orang berbaju putih tersebut adalah anggota Kelompok Penyelenggara Pemilu (KPPS) di TPS 6 Desa Margalaksana Kecamatan Cipeundeuy, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Pengurus Anak Cabang (PAC) Partai Indonesia Perjuangan (PDIP) Kecamatan Cipeundeuy menyampaikan, bahwa video adanya petugas TPS berkeliaran bilik suara saat pencoblosan sedang berlangsung, didapat dari saksi partai yang ditempatkan di TPS tersebut.

“Saya mendapat informasi dan kiriman video kejadian dari saksi yang ditempatkan partai di TPS enam Desa Margalaksana Kecamatan Cipeundeuy,” papar Wawan Syaepuloh , ketua PAC PDIP Kecamatan Cipeundeuy kepada Bandungkita.id melalui telepon seluler.

Baca Juga:

Real Count KPU, PKS Raih Suara Tertinggi di KBB

Tingkat Partisipasi Warga KBB di Pemilu 2024 Meningkat, Kesbangpol: Pemilih Pemula Jadi Kunci

Seorang warga mengomentari dengan nada pedas keberadaan petugas di bilik suara, saat pemilih sedang melakukan pencoblosan.

“Petugasnya tidak di Bimtek ini mah. Bagaimana tidak, untuk pemilih bawa HP saja dilarang,” cetus Mimin, penjual kopi.

Berdasarkan aturan, petugas boleh saja berada dibilik suara untuk melakukan pendampingan atas permintaan pemilih yang kesulitan, warga tadi malah mengkelakarinya. Namun petugas tidak boleh mengarahkan atau mewakili untuk mencoblos yang menjadi hak warga sebagai pemilih.

Pilihan Video:

“Yang bener saja, masa semua pemilih minta bantuan, ruugi doong,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua PPK Cipeundeuy Mansyur Suryana membenarkan bahwa sosok baju putih yang berbetah-betah di bilik suara dan terlihat berbincang-bincang dengan warga yang sedang melakukan pencoblosan.

“Kalau tadi dikonfirmasi, itu pemilihnya minta bantuan melipatkan surat suara yang sudah dicoblos dan sudah disetujui saksi dan panwas,” terang Mansyur.

Senada dengan ketua PPK Cipeundeuy, KPU KBB menanggapi adanya petugas TPS berkeliaran dibilik suara dan bikin Salfok, karena ada permintaan pendampingan dari pemilih yang kesulitan saat akan melipat kertas suara.

“Dari interogasi yang kami lakukan ke petugas yang ada dibilik suara, mengaku atas permintaan pemilih yang kesulitan melipat kertas suara,” kata Cep Suryana selaku komisioner KPU KBB.

Lebih lanjut komisioner yang akrab dipanggil Boim menyampaikan bahwa petugas TPS yang berada di bilik suara tersebut, sudah membuat berita acara persetujuan dari saksi dan Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS).

“Ada berita acara persetujuan dari saksi dan Pengawas,” tandasnya.

Sementara Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) KBB memilih bungkam, beberapa kali konfirmasi yang dilayangkan Bandungkita.id, read only all. (Bandungkita.id/Dadang Gondrong).