Tingkat Partisipasi Warga KBB di Pemilu 2024 Meningkat, Kesbangpol: Pemilih Pemula Jadi Kunci

BandungRayaKita, KBB32952 Views

Bandungkita.id, KBB – Tingkat partisipasi warga Kabupaten Bandung Barat pada pemilu 2024 mengalami peningkatan rata-rata sebesar 80 persen. Hal itu diperkuat dengan tingginya antusias warga untuk datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) meski cuaca hujan terjadi pada Rabu 14 Februari 2024 kemarin.

“Alhamdulillah, tingkat partisipasi warga cukup tinggi ada diangka rata-rata 80 persen keatas pada pemilu tahun ini,” ujar Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Bandung Barat, Apung Hadiat Purwoko, saat podcast Ngadu Bako bersama Bandungkita.id pada Sabtu 18 Februari 2024.

Baca Juga:

Real Count KPU, PKS Raih Suara Tertinggi di KBB

Apung menuturkan, angka partisipasi tersebut naik cukup drastis dibandingkan Pemilu 2019 silam yang hanya berada dikisara 70-72 persen.

Hal itu diakui Apung, buah dari berbagai upaya Pemda KBB terutama Kesbangpol dalam memberikan sosialisasi serta edukasi terkait pentingnya menggunakan hak pilih untuk mencoblos di pemilu.

“Kita terus melalukan sosialisasi, tentunya tidak sendiri juga, ada OPD lain dan terutama kekompakan Forkopimda untuk terus terjun ke warga agar gunakan hak pilihnya dengan baik dan jangan golput,” beber Apung.

Bahkan Kesbangpol sendiri memiliki cara lain untuk meningkatkan partisipasi warga di pemilu, terutama terhadap generasi zilenial atau gen z yang baru mempunyai hak pilih atau pemilih pemula. Bahkan, para gen z tersebut pun dijadikan corong bagi Kesbangpol KBB untuk kembali mensosialisasikan ajakan memilih kepada keluarga serta lingkungannya.

Video Pilihan:

“Kita gunakan sebagai corong, karena generasi z ini menjadi kekuatan di pemilu sekarang, ada sekitat 40 persen di KBB. Dan nantinya mereka yang mengajak keluarganya setelah mereka paham diberikan pembekalan-pembekalan terkait pentingnya memilih atau menggunakan hak suara,” sahut Apung.

Hal itu pun dinilai Apung merupakan strategi yang jitu dan dianggap berhasil dengan meningkatnya tingkat partisipasi warga di pemilu tahun ini. Bakan, lanjut Apung, ada beberap desa yang memiliki tingkat partisipasi warga datang ke TPS mencapai 90 hingga 100 persen.

“Itu salah satu ciri khas keberhasilan dalam menggandeng pemilih pemula,” cetusnya.

Apung pun berharap strategi tersebut bisa digunakan di Pilkada 2024 pada November mendatang. Warga tetap berbondong-bondong datang ke TPS untuk menentukkan masa depan KBB dibawah kepemimpinan Bupati baru.