by

Tinjau Lokasi Bencana Puting Beliung Rancaekek, Bupati Dadang Naser Berikan Bantuan dan Imbau Warga Tetap Waspada

BandungKita.id, KAB BANDUNG – Pasca kejadian angin puting beliung yang menerjang sebagian wilayah Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, Jumat sore (12/01), Bupati Bandung Dadang M Naser langsung melakukan peninjauan ke lokasi bencana, Minggu (13/01).

Bupati Dadang Naser mengatakan saat ini pihaknya melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung sudah mengecek langsung dan berkoordinasi dengan berbagai pihak di lapangan.

Bersama jajaran TNI, Polri dan unsur relawan serta warga lainnya bekerjasama membantu percepatan pemulihan hunian di lokasi bencana. Semua turun tangan ikut merapikan reruntuhan dan membantu warga yang rumahnya hancur.

Bupati Dadang Naser mengatakan berdasarkan data BPBD Kabupaten Bandung, angin puting beliung yang disertai hujan deras ini menerjang enam desa di Kecamatan Rancaekek yakni Desa Jelegong, Rancaeekek Wetan, Rancaekek Kulon, Tegal Sumedang, Bojongloa dan Kelurahan Rancaekek Kencana.

Tercatat sedikitnya 640 rumah yang dihuni oleh 1.038 jiwa tertimpa bencana angin putin beliung tersebut dengan rincian, 189 rumah rusak ringan, 4 rusak berat, termasuk sejumlah mesjid juga mengalami kerusakan.

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Saat ini kita sudah mengirimkan bantuan untuk menyediakan makan dan minum, air bersih melalui posko dapur umum yang sudah didirikan di lokasi setempat,” ucap Dadang Naser dalam rilis yang diterima BandungKita.id, Minggu (13/1/2019).

Sedangkan untuk bantuan materil, lanjut Dadang pihaknya akan memberikan bantuan kepada mesjid, karena sifatnya untuk kepentingan umum dan sarana ibadah. “Untuk bantuan rumah di komplek perumahan, kita akan koordinasi terlebih dahulu dengan pihak pengembang,” imbuh Dadang.

Orang nomor satu di Kabupaten Bandung itu menyebut puting beliung merupakan fenomena alamiah yang biasa terjadi. Biasanya ditandai dengan terjadinya hujan lebat dan angin kencang yang berdurasi singkat. Fenomena ini biasanya terjadi saat masa pancaroba, baik dari perlaihan musim penghujan ke kemarau atau pun sebaliknya.

Oleh karena itu, Bupati Dadang Naser mengimbau kepada seluruh warga Kabupaten Bandung agar mengenali tanda-tanda ini dan tetap meningkatkan kewaspadaan.

“Angin puting beliung bisa terjadi kapan dan dimana saja. Dan lebih sering terjadi pada siang atau sore hari, sehingga kita masih bisa menghindari. Semua tetap waspada,” tutur Bupati yang akrab disapa Kang DN itu.

Sementara menyikapi banjir yang kerap melanda wilayah Rancaekek, Kang DN mengatakan hal itu sudah ditangani pihak Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) dengan melakukan pelurusan, pendalaman dan pengerukan Sungai Cikijing yang akan dikolaborasikan dengan pembuatan embung (danau kecil) yang saat ini belum berfungsi baik.

“Harapan kita, dengan kolaborasi ini banjir yang sering melanda kawasan Rancaekek ini, tidak terjadi lagi. Sementara untuk banjir di kawasan perumahan Rancaekek Kencana, harus ada kerjasama juga dengan pihak pengembang untuk bersama-sama menyelesaikan persoalan banjir ini,” katanya. (ZEN/BandungKita.id)

Comment