BandungKita.id, GARUT – Pemerintah Kabupaten Garut akan memperbaiki jalan rusak yang menghubungkan Desa Maroko Kecamatan Cibalong dengan Kecamatan Peundeuy, Kabupaten Garut.
Seperti diketahui, hampir 17 tahun lebih jalan tersebut rusak parah, padahal Jalan Peundeuy adalah akses utama bagi warga menuju Garut.
Kecamatan Peundeuy berada di wilayah selatan Garut. Berbatasan dengan Kecamatan Cibalong dan Singajaya. Kontur jalan di wilayah Peundeuy merupakan pegunungan, kondisinya menanjak dan banyak turunan tajam.
Karakteristik jalan tersebut diperparah dengan kondisi yang rusak. Batu dan tanah menjadi hambatan di jalan kabupaten itu. Sisa aspal jalan juga sangat jarang ditemui.
Warga Desa Pangrumasan di Kecamatan Peundeuy sudah bosan dengan permintaan perbaikan jalan. Sejak tahun 2001, jalan di Peundeuy belum kunjung diperbaiki. Akibat jalan rusak, ongkos untuk menuju pasar di dekat kantor kecamatan menjadi mahal.
Baca juga: Soal Kasus Kadispora Garut, Begini Sikap Bupati Rudy Gunawan
Jarak dari Pangrumasan menuju ke Desa Peundeuy sekitar delapan kilometer. Sepanjang enam kilometer harus melewati jalan rusak yang menanjak dan menurun. Warga yang akan menuju pasar harus membayar ongkos ojek sebesar Rp 35 ribu pulang-pergi.
“Ongkos elf juga mahal karena jalan rusak parah. Alhamdulillah katanya tahun ini mau diperbaiki. Semoga bisa cepat selesainya,” ujar Hani (34).
Perbaikan jalan, lanjutnya, bisa memangkas ongkos angkutan umum. Dampaknya harga barang bisa lebih murah.
“Sekarang kan ongkosnya mahal. Jadi bahan kebutuhan pokok juga agak mahal,” ucapnya.
Baca juga: Puluhan Kios di SOR Merdeka Dibongkar Paksa Petugas Gabungan Kabupaten Garut, Ini Penyebabnya
Sementara itu, Wakil Bupati Garut, Helmi Budiman, mengatakan akan segera melakukan perbaikan jalan di Peundeuy. Ia mengaku sudah melihat langsung kondisi jalan yang rusak.
“Saya betul-betul berempati dengan warga yang ada di Maroko dan Peundeuy. Tahun ini akan selesaikan perbaikan jalannya. Sekarang kan baru sampai Desa Toblong,” katanya, Selasa (5/3/2019).
Jalan yang akan diperbaiki sepanjang tujuh kilometer. Perbaikan jalan dibagi ke dalam dua pekerjaan. Anggarannya menghabiskan lebih dari Rp 3 miliar.
“Nantinya bisa lebih mempermudah akses bagi warga di selatan Garut. Biar warga enggak capek lagi kalau lewat jalan,” ucapnya.***(M Nur el Badhi)
Editor: Restu Sauqi





Comment