Soal Rapuhnya Lini Pertahanan Persib dan Optimisme Bojan Malisic

BandungKita.id, PERSIB – Bek asing Persib Bandung, Bojan Malisic mengakui lini pertahanan timnya masih memiliki banyak kekurangan. Terbukti di empat pertandingan yang telah dilalui, gawang Persib sudah kebobolan sebanyak 8 gol.

Tiga gol berhasil disarangkan lawan pada turnamen Piala Indonesia melawan Arema FC. Sementara lima gol di turnamen Piala Presiden 2019 melawan Tira-Persikabo (2 gol) dan Persebaya Surabaya (3 gol). Hal ini menunjukkan lini pertahanan Maung Bandung masih rapuh dan mudah ditembus lawan.

“Mungkin kurang komunikasi di lini pertahanan. Tapi ini sepak bola. Kita selalu mencoba untuk menang dan itu mungkin. Kadang kita bermain bagus tapi kalian tahu, selalu ada kesempatan dari tim lawan yang bisa bikin gol. Jadi kadang bermain bagus tapi di defend enggak terlalu bagus,” ungkap Mali kepada BandungKita.id seusai menjalani sesi latihan di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Gedebage Kota Bandung, Sabtu (9/3/2019).

Meski demikian, Bek asal Serbia ini menilai bahwa kesalahan bukan karena lini belakangnya saja melainkan seluruh lini. Alasannya karena Persib merupakan sebuah tim.

“Saya tahu itu di lini pertahanan tidak terlalu bagus. Tapi itu bukan hanya masalah lini belakang, tapi masalah keseluruhan tim, bahkan pemain yang ada di bench. Kita satu tim, bukan hanya first eleven yang main,” katanya.

BACA JUGA :

Berencana Datangkan Pemain Baru, Radovic Berikan Pesan Untuk Bobotoh

 

Mali otimistis ke depan pertahanan Persib akan semakin kokoh. Pasalnya saat ini tim pelatih terus berupaya memperbaiki diri dan meningkatkan kinerja para pemain di lapangan.

Pemain bertato itu mengatakan sejak awal dirinya menganggap seluruh skuat, official, manajemen hingga bobotoh adalah satu kesatuan seperti halnya keluarga. Ketika tim kalah, ia berharap semua elemen dapat saling menguatkan dan saling support. Ketika ada kekurangan, saling mengingatkan.

“Kita bisa saling menguatkan, kita selalu jadi satu. Kita tentu tidak bisa berkembang jika kita tidak punya semangat. Jadi saya tidak terlalu khawatir untuk Liga karena kita punya persiapan lebih untuk Liga. Jadi setiap hari setiap latihan kita harus terus berkembang,” tegasnya.(JAR/Bandungkita.id)

Comment