by

Wakil Bupati Garut Helmi Budiman Deklarasikan Baso Aci Punya Garut, Diharapkan Jadi Even Tahunan

BandungKita.id, GARUT – Wakil Bupati Garut Helmi Budiman datang pada penutupan Festival Baso Acil di Halaman Gedung Pendopo Garut, Minggu (5/5/2019). Helmi mengaku bangga dengan kreatifitas yang dilakukan oleh anak muda Di Garut.

“Kemarin Kabupaten Garut mendapatkan penghargaan Kota Kreatif dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat, dan ini (Festival Baso Aci) sebagai salah satu bukti Kabupaten Garut sebagai Kota Kreatif,” kata Helmi saat mencicipi baso aci.

Helmi mengaku bangga dengan apa yang sudah dilakukan oleh anak muda Garut. Diakui Helmi, olehnya juga tidak pernah terpikir kalau Garut memiliki panganan khas lain yakni baso aci.

“Saya sangat bangga sekali dengan kreatifitas anak muda Garut. Saya berharap ini bisa menjadi agenda tahunan,” ucapnya.

Wakil Bupati Garut, Helmi Budiman mencicipi baso aci Garut pada Festival Baso Aci di halaman Pendopo Garut, Minggu (5/5/2019). (M Nur el Badhi/BandungKita.id)

 

Helmi yang datang beserta istri juga mengatakan kalau Pemkab Garut akan terus mensupport kegiatan-kegiatan positif dan ide-ide untuk memajukan ekonomi masyarakat.

“Ekonomi masyarakat dari UKM dan UMKM-nya sangat bergeliat. Pengunjung yang datang juga sangat banyak, diharapkan ini terus berkembang,” kata Helmi.

Dirinya juga kaget ketika mendengar data dari panitia bahwa ada 800 lebih pedagang baso aci. Itu juga masih banyak yang belum terdata. “Saya juga kaget di Garut ini banyak pedagang baso yang omsetnya bisa jutaan perhari,” katanya.

BACA JUGA :

Pertama Kali di Indonesia, Garut Bakal Gelar Festival Baso Aci : Catat Waktunya

 

Waduh! Jelang Ramadan, Bawang Putih di Garut Naik Empat Kali Lipat

 

Tidak hanya itu, Helmi bersama para pedagang baso aci dan ribuan pengunjung mendeklarasikan bahwa baso aci merupakan panganan khas Garut. “Iyaa tadi juga kita mendeklarasikan bahwa baso aci punya Garut atau disingkat baciprut,” katanya.

Sementara itu, Boby salah satu panitia mengatakan bahwa meski baru pertama kali diselenggarakan, pengunjung yang datang lebih dari 30 ribu orang sampai pada hari terakhir.

“Alhamduliah acara berjalan lancar, meski masih banyak kekurangan yang perlu diperbaiki. Dan terimakasih pada semua pihak,” katanya.

Salah satu pedagang baso aci Ceu Imas, Ibu Imas (35) menyambut baik dengan adanya festival ini. Selain baru pertama kali diharapkan festival ini bisa rutin diselenggarakan.

“Harapanya bisa rutin diselenggarakan, karena sangat baik dan juga menganggakat berbagai prodak yang banyak masyarakat belum tahu,” ucapnya. (M Nur el Badhi/BandungKita.id)

Editor : M Zezen Zainal

Comment