by

Woow! Hengky Kurniawan Sebut AHY Berperan di Balik Pertemuan Jokowi-Prabowo

-Uncategorized-

BandungKita.id, LEMBANG – Setelah arus panas politik Indonesia berlangsung cukup lama, dua capres Jokowi dan Prabowo akhirnya bertemu. Wakil Bupati Bandung Barat, Hengky Kurniawan mengklaim Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY berperan pada rekonsiliasi Jokowi-Prabowo tersebut.

“Kalau melihat dari rekonsiliasi kemarin, pelopornya adalah AHY. Tetap dari Partai Demokrat. Meski sempat dibully. Tapi kan pada akhirnya rekonsiliasi itu terjadi,” kata Hengky saat ditemui BandungKita.id di Lembang, Selasa (16/7/2019).

Menurutnya, AHY berada di balik pertemuan dua tokoh besar Indonesia itu, Namun, kata Hengky, peran AHY dalam rekonsiliasi tersebut tidak bertujuan untuk mendapat kursi jabatan. Ia menyebut hal itu dilakukan untuk persatuan Indonesia.

“Intinya buat (persatuan) Indonesia. Bukan untuk cari kursi. Toh Pak Sandiaga Uno dan Pak Prabowo juga menegaskan menjadi oposisi yang konstruktif,” ujarnya.

Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) disebut berperan di balik pertemuan Jokowi-Prabowo (foto:bbc)

Hengky berharap pada periode kedua pemerintahan Jokowi, pemerintah lebih memperhatikan penegakkan hukum. Melihat sejumlah kasus hukum masih mengambang.

“Saya sih berharap di periode kedua ini, penegakkan hukum lebih ditegaskan,” kata Hengky.

BACA JUGA :

Blak-blakan Hengky Kurniawan (Bagian-2) : Ban Serep, Janji Kampanye dan Matahari Kembar

 

 

Waduh! Jelang Rotasi Mutasi, Hengky Kurniawan Cium Aroma Jual Beli Jabatan di Pemkab Bandung Barat

 

Meski rekonsiliasi sudah dilakukan, namun ribuan massa pendukung Prabowo-Sandi masih bersikukuh menjadi oposisi. Hengky menilai kelompok yang memilih menjadi oposisi juga pilihan yang baik.

“Idealnya yang namanya pemerintahan itu ada yang ngontrol. Dalam artian mengontrol yang membangun. Jadi saya pikir, menjadi oposisi juga baik. Mulia menurut saya,” tuturnya.

Presiden Joko Widodo (kiri) berbincang dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (kanan) saat pertemuan di FX Senayan, Jakarta, Sabtu (13/7/2019). Kedua kontestan Pilpres 2019 itu sepakat untuk menjaga kesatuan dan persatuan di Indonesia. (foto:antara)

 

Pidato Jokowi di Mata Hengky

Disinggung pidato Jokowi yang dicurigai akan membahayakan masyarakat menengah ke bawah, Hengky menilai pidato Jokowi baik. Namun, menurutnya harus diperhatikan juga regulasi yang dikeluarkan tidak merusak ekonomi dalam negeri.

“Terkait investasi juga bagus sih. Pak Jokowi kan mengatakan jangan alergi kepada investasi. Cuman regulasinya harus diperhatikan juga. Jangan sampai merusak ekonomi dan pengusaha-pengusaha dalam negeri,” papar Hengky.

Dia mencontohkan komoditi semen dari pengusaha luar negeri dijual lebih murah dibanding komoditi semen hasil pengusaha dalam negeri. Persaingan harga tersebut menurutnya bisa membunuh pengusaha dalam negeri.

“Ini kan persaingan tidak sehat. Intinya saya sepakat dengan investasi untuk membuka lowongan pekerjaan lebih banyak, tapi jangan sampai membunuh pengusaha-pengusaha lokal,” tandasnya.(Bagus Fallensky)

Editor : M Zezen Zainal M

Comment