by

Ini Dia Pulau Terkecil di Dunia, Hanya Muat Satu Rumah dan Halaman Kecil

BandungKita.id, SERBA SERBI – Bagi sebagian orang, sebuah pulau dengan bangunan hanya satu rumah mungkin sebatas imajinasi. Nyatanya, pulau tersebut benar-benar ada lho.

Just Room Enough Island namanya. Ini merupakan pulau pribadi yang hanya bisa menampung satu rumah plus halaman kecil cukup untuk bersantai.

Dikutip dari Oddity Central, pulau ini termasuk dalam gugusan Kepulauan Seribu yang berlokasi di perbatasan antara Amerika Serikat dan Kanada. Just Room Enough memiliki luas sekitar 3.300 kaki persegi atai 310 meter persegi.

Just Room Enough Island, pulau terkecil di dunia (foto:net)

Dengan ukuran tersebut, pulau ini dinobatkan sebagai Pulau Berpenghuni Terkecil di Dunia oleh Guinness Record.

Pulau ini dibeli keluarga Sizeland pada 1950-an dan dijadikan vila peristirahatan ketika liburan. Tetapi, mereka tidak pernah berpikir pulaunya akan menjadi objek wisata yang tenar hingga mendunia.

Meski begitu, ternyata keluarga ini juga punya andil membuat pulau tersebut terkenal. Agar sebidang tanah itu diakui sebagai pulau dan masuk gugusan Kepulauan Seribu, mereka diharuskan memenuni beberapa persyaratan.

BACA JUGA :

Kamu Harus Tahu! Di Jepang, Harga Sebutir Melon Bisa Mencapai Rp 2,8 Juta, Kok Bisa Ya?

 

 

Kamu Harus Tahu! Ini 14 Alasan Mengapa Traveling Penting Bagi Kamu

 

 

Syarat-syarat tersebut yaitu luasnya lebih dari satu kaki persegi, tetap berada di atas air sepanjang tahun, dan punya sedikitnya satu pohon. Dua syarat pertama sudah terpenuhi.

Sedangkan untuk syarat ketiga masih belum. Alhasil, keluarga ini menanam satu pohon dan tumbuh hingga sekarang.

Satu-satunya hal yang tidak pernah dibayangkan keluarga ini sebelumnya adalah pulau mereka masuk dalam daftar rekor Guinness. Sebelum ini terjadi, rekor pulau terkecil di dunia dipegang Bishop Rock di Kepulauan Scilly, Britania Raya.

Hal yang membuat Just Room Enough Island mampu mengalahkan rekor Bishop Rock adalah ukurannya. Pulau pertama memiliki luas setengah dari pulau kedua.(*)

Editor : M Zezen Zainal M

sumber : dream

Comment