by

Jangan Lewatkan Sarapan Pagi, Ini 8 Manfaat Sarapan Pagi Bagi Kesehatan

BandungKita.id, HEALTH – Sarapan pagi merupakan bagian terpenting dalam menjalani aktivitas keseharian kita. Jangan pernah menyepelekannya karena kesibukan Anda. Pentingnya sarapan pagi ini tidak bisa dipungkiri karena merupakan pangkal nutrisi tubuh manusia.

Begitu pentingnya sarapan pagi, maka tak heran orang tua selalu menganjurkan anaknya untuk sarapan. Hal ini bukan tanpa alasan, karena menurut beberapa studi dan penelitian, para ahli mengatakan bahwa manfaat sarapan pagi antara lain memberikan energi untuk memulai hari baru, pengendalian berat badan dan meningkatkan konsentrasi dan kinerja.

Aktivitas yang telah ditunjang oleh nutrisi sarapan pagi ini akan membuat kegiatan berjalan baik dengan penuh semangat. Berikut ini BandungKita.id sajikan fakta dari manfaat sarapan pagi, cekidot :

1. Sumber Energi Awal

Setiap orang harus memulai hari mereka dengan cukup energi sebagai modal untuk melakukan aktivitas, dimana pagi hari adalah start awal. Energi yang kita butuhkan tentunya berasal dari makanan apalagi setelah berjam-jam tidak ada asupan sama sekali. Oleh karena itu sarapan pagi juga harus dengan menu sarapan sehat, seperti: Telur, ikan, ayam, nasi, roti, sereal atau oatmeal, dan buah-buahan.

2. Menekan Makan Berlebih

Orang yang melewatkan sarapan pagi lebih cenderung cepat merasa lapar sehingga akan makan dengan porsi yang banyak ketika bertemu dengan makanan. Hal ini menyebabkan peningkatan kadar gula darah dan berat badan cepat naik.

Lain halnya ketika seseorang yang sudah sarapan di pagi hari, karena ia akan mendapatkan kesetabilan metabolisme dan cenderung untuk tidak mengkonsumsi banyak kalori selama sepanjang hari.

3. Mengurangi Lemak Perut

Jika seseorang sudah sarapan, maka besar kemungkinan ia tidak suka mengemil junk food secara berlebihan seperti permen dan soda sehingga mengurangi jumlah lemak perut dan mencegah kenaikan berat badan.

4. Meningkatkan Kerja Otak dan konsentrasi

Salah satu manfaat sarapan pagi yang tak kalah pentingnya yaitu dapat meningkatkan keterampilan kognitif otak, dari peningkatan memori untuk konsentrasi yang lebih tinggi bahkan meningkatkan kewaspadaan. Karena otak kita membutuhkan glukosa dari makanan – karbohidrat sangat baik – untuk bekerja dengan baik. Tidak sarapan pagi berarti energi otak akan berkurang, sehingga fungsinya dapat menurun. Oleh karena itu sarapan sangat penting bagi para pelajar dan pekerja.

5. Tubuh fit dan tak mudah lelah

Menu sarapan sehat dengan makanan tinggi protein, akan memberikan energi sepanjang hari. Seperti kendaraan yang baru diisi bahan bakar, baik energi untuk saat itu maupun sebagai cadangan. Hal ini membuat tubuh menjadi fit dan tak mudah lelah. Lebih lanjut mengenai makanan sumber protein.

6. Nutrisi yang lebih baik

Sarapan menyediakan asupan total nutrisi yang baik untuk sepanjang hari, karena memberi kesempatan untuk mengkonsumsi makanan yang penuh nutrisi seperti protein, zat besi, vitamin dan serat yang sangat penting untuk membangun tubuh yang sehat dengan kebutuhan nutrisi yang selalu terpenuhi.

7. Mencegah penyakit maag

Salah satu manfaat sarapan pagi adalah mencegah sakit mag dan mencegah kambuhnya sakit maag bagi mereka yang memang sudah memiliki penyakit ini. Karena sarapan akan membuat lambung terisi makanan sehingga dapat menetralisir asam lambung. Apalagi setelah lama lambung tak terisi makanan. Sebaliknya bagi yang melewatkan sarapan pagi, maka lambung terlalu lama kosong sehingga dapat mengakibatkan rasa perih di lambung dan berpotensi menyebabkan sakit maag.

8. Mencegah diabetes

Studi menunjukkan bahwa orang yang sarapan memiliki 32% lebih kecil kemungkinan untuk terkena diabetes pada usia yang lebih tua dibandingkan dengan mereka yang tidak sarapan. Hal ini karena orang yang tidak sarapan pagi akan lebih resisten terhadap insulin. Resistensi insulin meningkatkan risiko terkena diabetes.

Karena begitu banyak dan pentingnya manfaat sarapan pagi bagi kesehatan tubuh kita, maka jangan lewatkan sarapan sehat setiap hari ya.(ZEN/BandungKita.id)

Comment