BandungKita.id, NGAMPRAH – Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bandung Barat mengakui penerima dana Bantuan Sosial (Bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) masih belum tepat sasaran.
Hal tersebut diakui Koordinator PKH Kabupaten Bandung Barat, Roni Kosasih saat ditemui di kantornya, Senin (4/2/2019).
“Berbicara tidak tepat sasaran, memang betul kita akui data penerima masih belum tepat,” ungkapnya
Dia mengatakan, data penerima bantuan merupakan data lama tahun 2011 yang dimutakhirkan tahun 2015. Sehingga keluarga yang menerima bisa dimungkinkan tidak tepat karena perubahan ekonominya.
“KPM (Keluarga Penerima Manfaat) ini memang data lama. Yang dipakai masih data 2011 dan dimutakhirkan di 2015 oleh BPS,” ungkapnya.
Meskipun begitu, pihaknya mengaku sedang melakukan penyisiran terhadap data lama tersebut, agar lebih real seperti di lapangan.
“Tapi pendamping (PKH) sedang menyisir dan validasi itu,” katanya.
Selain itu, di lapangan Dinsos KBB bersama Koordinator PKH juga menemukan sejumlah KPM yang telah sejahtera dan tidak tepat menerima bantuan. Terbukti ada beberapa KPM telah memiliki usaha mandiri.
“Ada KPM yang telah memiliki beberapa jenis usaha seperti tempat potong ayam. Maka mereka jelas tidak berhak menerima bantuan,” kata Roni.
Lebih lanjut, Roni memastikan KPM yang tidak memenuhi kriterian penerima PKH akan diberhentikan. “Bagi penerima yang tidak tepat sasaran ini, beberapa sudah kami loloskan atau berhentikan. Sebagian lagi masih dalam penyisiran,” pungkasnya.***(BGS/BandungKita)




Comment