oleh

Bom Meledak di Gereja dan Hotel, 50 Orang Tewas

BandungKita.id, COLOMBO – Bom meledak di gereja dan hotel di Sri Lanka pada Minggu (21/4) waktu setempat. Umat Kristiani Sri Lanka tengah merayakan hari paskah saat ledakan menghantam gereja. Akibat ledakan tersebut, sedikitnya 50 orang meninggal dan 200 orang terluka.

Dilaporkan BBC, setidaknya ada enam ledakan dilaporkan terjadi di tiga gereja dan tiga hotel di Sri Lanka ketika umat Kristen merayakan Paskah.

Tiga gereja yang menjadi serangan ledakan ini berada di Kochchikade, Negombo dan Batticaloa.

Direktur rumah sakit di Kolombo mengatakan kepada kantor berita Reuters bahwa setidaknya dua ratus delapan puluh orang terluka akibat ledakan itu. Diperkirakan korban akan terus bertambah, lapor media Sri Lanka.

Beberapa media juga melaporkan kemungkinan korban tewas akan terus bertambah dan seorang sumber di rumah sakit di Batticaloa mengatakan kepada BBC bahwa jumlah korban tewas sedikitnya 27 orang.

Presiden Sri Lanka Maithripala Sirisena telah mengeluarkan pernyataan agar masyarakat tetap tenang dan mendukung pihak berwenang dalam menyelidiki kasus ini.

Di Twitter, Menteri Keuangan Mangala Samaraweera mengatakan serangan itu merupakan “upaya terkoordinasi untuk membunuh, kekacauan dan tindakan anarkis” dan mengakibatkan jatuhnya korban “banyak orang tak berdosa”.

Seorang menteri lainnya, Harsha de Silva, menggambarkan “pemandangan mengerikan” di Gereja St Anthony di Kochchikade, dengan mengatakan ia melihat “banyak bagian tubuh berserakan”.

Sejauh ini belum ada yang mengaku bertanggung jawab atas serangan itu.Media massa Sri Lanka melaporkan bahwa turis asing kemungkinan termasuk yang menjadi korban ledakan..***(Restu Sauqi)

Sumber: BBC Indonesia

Komentar