oleh

Hasil Sanding Data, KPU KBB Klaim Tak Ada Penggelembungan Suara

BandungKita.id, BANDUNG – Perbedaan pendapat antara Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan KPU Kabupaten Bandung Barat mengenai hasil suara Pemilu 2019 di KBB terus berlanjut. Terbaru, KPU Kabupaten Bandung Barat (KBB) harus membuka kembali kotak suara berisi C1 hologram untuk sanding data atau pencocokan hasil suara.

Sebelumnya partai berlambang ka’bah itu melakukan protes kepada KPU dengan cara walk out dari ruang sidang rekapitulasi suara tingkat Kabupaten Bandung Barat. Mereka menduga ada penggelembungan suara terhadap salah satu partai yang mekibatkan suara PPP berkurang.

Ketua KPU KBB, Adie Saputro mengatakan saat ini pihaknya telah menuntaskan proses sanding data C1 dari 26 TPS di Kecamatan Padalarang dan Ngamprah. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Kantor KPU Jawa Barat, Minggu (12/5/2019).

Menurutnya proses sanding data dimediasi oleh KPU Jawa Barat, dengan saksi dari KPU KBB, Bawaslu KBB dan dua saksi Parpol terkait yakni Gerindra dan PPP.

“Dari data 26 TPS di dua Kecamatan Ngamprah dan Padalarang yang di sampaikan oleh saksi PPP yang kami terima, alhamdulillah sudah kita sandingkan dan pada prinsipnya semua data C1-nya clear,” ungkap Adie saat ditemui usai pelaksanaan sanding data.

Baca juga:

Kotak Suara di 26 TPS KBB Bakal Diperiksa untuk Tindaklanjuti Protes PPP Terkait Dugaan Penggelembungan Suara

 

Waduh! Satu Kursi PPP untuk DPRD KBB Hilang Gara-gara Penggelembungan Suara oleh Oknum KPPS hingga PPK, Begini Kata PPP

 

Diberitakan sebelumnya, langkah sanding data ditempuh setelah terbit surat rekomendasi Bawaslu Jawa Barat melalui KPU Jabar agar KPU KBB melaksanakan pencocokan kembali hasil suara atau sanding data.

Adie mengatakan, ada perbedaan dari data yang disandingkan PPP dengan data KPU KBB, Bawaslu KBB dan Gerindra. Dia melanjutkan, data dari KPU, Bawaslu dan Gerindra sama namun data dari saksi PPP berbeda sendiri.

“Akhirnya PPP merasa perlu dikoreksi dan mereka merenvoi (perbaiki). Dari data yang tadinya berbeda, akhirnya dianggap sama oleh PPP karena hanya data PPP sendiri yang berbeda,” papar Adie.

 

Komisi Pemilihan Umum (KPU) KBB melakukan pengambilan kotak suara di gudang logistik di Baloper, Kecamatan Padalarang untuk dibawa dan dibuka di KPU Jabar, Minggu (12/5/2019).

 

Perbedaan yang disampaikan PPP, kata Adie, terletak pada jumlah suara yang menurut PPP berbeda dengan data yang dikantongi KPU.

“Dugaan awal kan ada suara gerindra yang digelembungkan dan suara PPP yang terkurangi. Setelah kita sanding data, kita clear dari data C1 dan C1 plano yang kita sudah disandingkan,” kata Adie.

Dari sanding data yang sudah dilakukan, Adie menyimpulkan bahwa tidak ada penggelembungan suara. Semua sudah dibuktikan dan disaksikan bersama-sama meskipun ada perbedaan data PPP, bisa langsung dikoreksi.

“Intinya semua sudah berjalan, kalau pun ada masih penasaran kan ada mekanisme yang lain,” pungkasnya.***(Bagus Fallensky/BandungKita.id)

Editor: Restu Sauqi

Komentar