by

10 Calon Sekda Kabupaten Bandung Ikuti Assesment di Polda Jabar, Ini Kata Kang DS

BandungKita.id, BANDUNG – Sebanyak 10 orang peserta open bidding calon Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bandung mengikuti assessment atau uji kompetensi yang digelar Panitia Seleksi (Pansel) Seleksi Terbuka Jabatan Tinggi Pratama (JPT) calon Sekda di Assessment Center Polda Jabar, Kamis (27/5/2021).

Sepuluh orang peserta open bidding calon sekda ini adalah mereka yang sebelumnya sudah dinyatakan lolos seleksi administratif dan rekam jejak.

Mereka yang dinyatakan lolos dan saat ini mengikuti uji kompetensi adalah Marlan, Akhmad Djohara, Asep Wahyu, Tata Irawan Subandi, Cakra Amiyana, Ruli Hadiana, Asep Sehabudin, Erwin Rinaldi, Agus Nuria Agusanas, dan Cucu Supriyatna.

Bupati Bandung, Dadang Supriatna mengatakan assessment yang melibatkan jajaran Polda Jawa Barat itu sangat penting guna mengetahui dan memotret potensi setiap peserta calon sekda termasuk melihat potensi masalah hukum setiap peserta open bidding.

“Kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Polri dan jajaran Polda Jawa Barat yang telah bersedia bekerjasama dengan Pemkab Bandung dalam rangka memotret potensi setiap calon sekda yang telah mendaftar. Nantinya ini akan menjadi referensi bagi Pansel dalam menyusun rekomendasi calon sekda,” tutur Bupati.

Orang nomor satu di Kabupaten Bandung itu menyatakan pengisian jabatan sekda sangat krusial mengingat sejak dilantik pada 26 April 2021 lalu, jabatan sekda Kabupaten Bandung hanya dijabat oleh pejabat sementara.

BACA JUGA :

Relawan Bedas : Pak Bupati Hati-hati! Dulu Dukung Calon Lain, Sekarang Berebut Sekda di Kabinet Bedas

Ada 11 Nama Pelamar Sekda Kabupaten Bandung, Mayoritas Mantan Pejabat Kepercayaan Bupati Dadang Naser

Diplomasi Gepuk Rumdin Bupati DS Versus Jurus “Gebuk” Ala Nasdem Kabupaten Bandung

Buka Open Bidding Calon Sekda Kabupaten Bandung, Kang DS : Dijamin Tak Ada Mahar

Oleh karena itu, kata Kang DS, sapaan akrabnya, pengisian jabatan sekda sangat vital guna menjalankan roda pemerintahan serta dalam rangku membantu merealisasikan visi misi serta program kampanye pasangan Bedas.

Tak hanya itu, Bupati Dadang Supriatna juga berharap calon sekda ke depan juga memiliki visi dan program untuk meningkatkan pendapat asli daerah (PAD) guna menopang pembangunan di Kabupaten Bandung.

“Harus ada akselerasi-akselerasi atau terobosan program sehingga diperlukan pejabat sekda definitif,” jelas Kang DS.

Kang DS juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada para peserta atas keikutsertaan mereka dalam open bidding calon sekda.

“Hal ini menunjukkan komitmen dan semangat dari saudara-saudara semua untuk berkolaborasi dan bersinergi, dalam mewujudkan Kabupaten Bandung Bedas. Terwujudnya Kabupaten Bandung yang Bangkit, Edukatif, Dinamis, Agamis dan Sejahtera,” kata Kang DS.

Bupati Bandung pun menyampaikan selamat mengikuti assesment uji kompetensi ini dan berharap diberikan kelancaran, serta mencapai hasil yang optimal.

“Selamat mengikuti assesment atau uji kompetensi Sektetaris Daerah Kabupaten Bandung. Semoga menghasilkan yang terbaik untuk kita semuanya Aamiin,” ucap Bupati Bandung.

Seperti diketahui, saat ini Pemkab Bandung tidak memiliki sekda definitif sepeninggal sekda sebelumnya, Teddy Kusdiana yang meninggal dunia sebelum pelaksanaan Pilbup Bandung 2020 lalu. (M Zezen Zainal M/ BandungKita.id)

Editor : M Zezen Zainal M

Comment