Gula Darah Tinggi? Konsumsi 7 Jenis Sayuran Ini!

Health205334 Views

BandungKita.id, TIPS SEHAT – Gula darah adalah istilah yang mengacu pada tingkat glukosa di dalam darah. Konsentrasi gula darah atau tingkat glukosa serum, diatur dengan ketat di dalam tubuh.

Glukosa yang dialirkan melalui darah adalah sumber utama energi untuk sel-sel tubuh .

Diabetes adalah penyakit kronis yang ditandai dengan tingginya kadar gula darah. Pada penderita diabetes, pankreas tidak mampu memproduksi insulin sesuai kebutuhan tubuh.

Tanpa insulin, sel-sel tubuh tidak dapat menyerap dan mengolah glukosa menjadi energi. Kadar gula (glukosa) dalam darah dikendalikan oleh hormon insulin yang diproduksi pankreas.

Penderita diabetes sebaiknya mengonsumsi sayuran yang memiliki indeks glikemik rendah, artinya, makanan yang dikonsumsi tidak akan meningkatkan kadar gula darah dan insulin di dalam tubuh. Beberapa jenis sayuran yang baik untuk penderita diabetes antara lain:

1. Pare

Pare mengandung vitamin A, C, beta karoten, zat besi, dan kalsium. Pare mengandung senyawa yang berperan seperti insulin, bisa membantu menurunkan kadar gula darah.

2. Buncis

Kandungan serat dalam buncis bisa memperlambat penyerapan glukosa.

3. Terong Cepoka

Terong capoka alias takokak baik dikonsumsi penderita diabetes. Karena mengandung antioksidan, vitamin A, torvogenin, chlorogenin, dan sisalogenone yang bisa menurunkan gula darah pada penderita diabetes.

4. Bayam

Kandungan serat dan magnesium dalam bayam mencegah lonjakan gula darah. Sedangkan, polifenol dan vitamin C berperan dalam mengatur gula darah.

5. Kale

Kale memiliki serat tinggi yang membuat perut merasa kenyang lebih lama. Kale juga tidak menyebabkan lonjakan kadar gula darah sehingga aman dikonsumsi oleh penderita diabetes.

6. Tomat

Tomat merupakan sayuran yang mengandung likopen. Likopen adalah senyawa antioksidan yang dapat menurunkan risiko penyakit jantung, kanker dan menurunkan kadar gula.

7. Brokoli

Brokoli memiliki kandungan serat tinggi dan bertindak sebagai preniotik. Artinya, zat tersebut bisa menjaga kadar gula darah dan metabolisme kolestrol dalam tubuh. (Dhomz Hermawan/Bandungkita.id)

Sumber: Bioinsulin, Halo Sehat.Com

Comment