by

Bos Nissan dan Mitsubishi Ditangkap Polisi, Ini Penyebabnya

BandungKita.id, OTOMOTIF – Kabar mengejutkan dari aliansi Nissan, Mitsubishi dan Renault. Orang nomor satunya, Charles Ghosn ditangkap polisi Jepang.

Ghosn ditangkap setelah adanya penyelidikan internal Nissan soal kelakuan Ghosn selama bertahun-tahun dan eksekutif lainnya.

Tudingan terhadap Ghosn telah melakukan tindakan pelanggaran yang signifikan, termasuk kurang melaporkan pembayaran paket kompensasi dan penggunaan aset perusahaan untuk pribadi.

Setelah bermula dari laporan whistleblower, Nissan mengatakan mereka sudah menyelidiki Ghosn dan anggota dewan lainnya selama berbulan-bulan.

“Dua orang ini sudah ditangkap Senin malam di Jepang, itu yang saya ketahui,” ujar CEO Nissan Hiroto Saikawa dalam jumpa pers di Tokyo, dilansir Reuters dari uzone.

Nissan mengatakan Ghosn (64) bersama anggota dewan lainnya Greg Kelly mencurangi laporan kompensasi yang diterima Ghosn.

“Kecurangan lainnya pun sudah ditemukan, seperti menggunakan aset perusahaan untuk penggunaan pribadi,” tulis Nissan.

Saham aliansi yang dipimpin Ghosn langsung rontok setelah adanya kabar ini. Bersama dengan Mitsubishi, Nissan dan Renault merupakan produsen mobil terbesar dunia. 1 dari 9 mobil yang terjual di dunia adalah mobil dari aliansi ini.

Di bawah kendali Ghosn, tiga produsen itu menciptakan aliansi yang bisa mengalahkan Volkswagen dan Toyota dalam hal penjualan kendaraan. Aliansi itu menjual 10,6 juta kendaraan tahun lalu.

“Nissan meminta maaf kepada pemilik saham dan pemangku kepentingan lainnya. Kami akan terus bekerja mengidentifikasi masalah dalam tata kelola perusahaan dan kemudian mengambil langkah yang tepat,” tulis Nissan.(ZEN/BandungKita.id)

Comment