by

Pemkab KBB Janji Selesaikan Serah Terima Komplek Permata Cimahi di Desember Ini, Begini Kata Pejabat Terkait

BandungKita.id, NGAMPRAH – Pemkab Bandung Barat melalui Dinas Perumahan dan Pemukiman Kabupaten Bandung Barat (KBB) berjanji mempercepat proses serah terima aset sejumlah perumahan di KBB diantaranya Komplek Perumahan Permata Cimahi di Desa Tanimulya Kecamatan Ngamprah dan Perumahan Alam Sanggar Indah di Desa Citapen Kecamatan Cihampelas.

Kepala Seksi Pengembangan Prasarana Sarana dan Utilitas (PSU) Perumahan Dinas Perumahan dan Pemukiman KBB, Iwan Kusmayadi mengatakan serah terima aset kedua perumahan tersebut ditargetkan rampung pada Desember tahun ini.

“Insya Allah paling telat akhir tahun ini sudah selesai. Khusus untuk Komplek Permata, insya Allah selesai pada awal Desember 2018,” kata Iwan saat dihubungi BandungKita.id melalui ponselnya, Rabu (28/11/2018).

Dijelaskan Iwan, rencananya pihaknya akan segera menurunkan tim verifikasi untuk memeriksa dan mengecek kelayakan sejumlah aset, prasarana serta fasilitas yang diusulkan untuk diserahkan oleh pengembang Komplek Permata Cimahi yakni PT Abadi Mukti.

“Rencananya besok (Kamis) kita bersama tim verifikasi akan mengecek ke lapangan. Mungkin sehari dua hari. Targetnya mudah-mudahan Desember awal sudah selesai,” jelas Iwan.

BACA JUGA :

Dalam verifikasi faktual di lapangan tersebut, sambung dia, pihaknya juga mengundang pihak pengembang serta tim dari Pemkab Bandung Barat. Selain memeriksa kelayakan seperti kondisi jalan, prasarana umum dan lainnya, tim verifikasi juga akan mengecek berbagai persyaratan administratif seperti site plan dan nota pelepasan hak dari pengembang ke Pemkab Bandung Barat.

Setelah verifikasi dilakukan, kata Iwan, pihaknya akan melaporkan hal tersebut kepada Bupati Bandung Barat dan selanjutnya dibahas dalam rapat. Rapat tersebut akan dihadiri berbagai pihak terkait seperti bagian hukum, bagian aset dan pihak terkait lainnya guna memutuskan apakah memenuhi kriteria atau tidak.

“Selanjutnya tinggal menyiapkan berita acara serah terima. Mudah-mudahan sebelum akhir tahun ini sudah selesai. Kita akan upayakan termasuk yang Komplek Alam Sanggar Indah selesai semuanya,” ungkapnya.

Sebelumnya diberitakan BandungKita.id, warga Komplek Permata Cimahi menuntut Pemkab Bandung Barat untuk memperhatikan ribuan warga di perumahan tersebut. Sebab, warga Komplek Permata belum pernah merasakan manisnya pembangunan yang dilakukan Pemkab Bandung Barat. Mereka terpaksa membangun sendiri berbagai fasilitas seperti akses jalan, trotoar hingga fasilitas fasos fasum dengan cara iuran karena aset perumahan tersebut belum diserahterimakan ke Pemkab meski sudah puluhan tahun berdiri.

Terlebih, pihak pengembang Komplek Permata pun hanya memberikan janji-janji manis kepada warga. Pihak pengembang sudah tak mau memperbaiki jalan dan fasilitas lainnya.

Warga Komplek Permata sebenarnya sudah sejak lama mendesak pihak pengembang untuk segera menyerahkan aset jalan dan fasos fasum di perumahan tersebut kepada Pemkab Bandung Barat. Sebab, kata dia, warga pun ingin merasakan haknya dilayani dan diperhatikan Pemkab Bandung Barat.

“Sudah lama kami warga Komplek Permata tidak merasakan ada pemerintah hadir. Kami warga KBB juga, tapi kami membangun daerah kami sendiri tanpa bantuan dan perhatian Pemda,” tegas Dona, salah seorang warga Permata.

Karena kekesalan warga yang telah memuncak, sambung dia, warga Komplek Permata Cimahi pernah melakukan aksi dengan memboikot kegiatan Pilkada KBB. Hal serupa, kata dia, kemungkinan akan kembali dilakukan jika Pemkab Bandung Barat masih tak memperhatikan warga Komplek Permata.

“Minimal Pemkab Bandung Barat dapat mendorong pengembang untuk segera menyerahkan aset serta fasilitas lainnya kepada Pemkab agar ke depan semua aset Komplek Permata menjadi aset Pemkab. Kami iri dengan warga lain yang daerahnya dibangun Pemkab. Apalagi Bupati KBB pun pernah berjanji akan membantu permasalah Permata (serah terima),” ujarnya. (ZEN/BandungKita.id)

Comment