by

Bupati Garut Restui 150 Hektar Cagar Alam Gunung Guntur Jadi TWA

BandungKita.id, GARUT – Bupati Garut, Rudy Gunawan membenarkan beberapa wilayah berstatus cagar alam (CA) di Kabupaten Garut Garut akan berubah menjadi taman wisata alam (TWA).

Menurutnya, selain sebagian kawasan Gunung Papandayan dan Blok Darajat yang bisa dijadikan tempat wisat, kawasan CA Gunung Guntur dan Kamojang pun akan menjadi TWA.

“Akan ada perubahan yang dilakukan BKSDA termasuk gunung Guntur. Sekitar 150 hektar. Dengan TWA, kami bisa membuat perencanaan-perencanaan (menyesuaikan dengan Rancangan Tata Ruang Wilayah Nasiona, red), dan RTRW (sejak tahun 1998 sebelum Rudy-Helmi menjabat sebagai Bupati, red) pun kita (Garut, red) setuju untuk menjadi TWA,” kata Rudy, Jumat (25/1/2019).

Baca juga: Infografis : Kamojang Berubah Status dari Cagar Alam Menjadi Taman Wisata Alam

Menurutnya, izin beberapa kawasan CA untuk disesuaikan menjadi TWA sudah lama ada pada tahun 2006, sebelum dirinya menjabat sebagai Bupati Garut.

Rudy menilai peralihan kawasan CA ke TWA ditujukan untuk memperkuat sektor pariwisata. Rudy menambahkan, kewenangan alih fungsi itu merupakan kewenangan pemerintah pusat, bukan Kabupaten.

Ketika ditanya soal kekhawatiran sebagian pihak terkait potensi bencana diantaranya di Gunung Guntur, Rudy menjelaskan, kebijakan itu sudah melalui kajian pihak pemerintah pusat, termasuk BKSDA.

“Jadi BKSDA ada beberapa kajian sebagian Gunung Guntur itu, selain gunung meletus, itu aman. Kalau terjadi gunung meletus semua juga tidak aman, kalau longsor itu (daerah yang akan dijadikan TWA, red) daerah aman, karena itu di kawasan pasirjambu kesana,” katanya.

Baca juga: Aktivis Lingkungan Temukan Fakta Penambangan Panas Bumi Dilakukan Sejak Kamojang Berstatus Cagar Alam

Dikatakan Rudy, ketika sudah menjadi TWA, kawasan bekas CA tetap berfungsi sebagai daerah hijau. Namun beberapa titik bisa dibangun beberapa fasilitas untuk menunjang kegiatan pariwisata, seperti WC, tempat duduk dan lainnya.

Oleh karena itu, lanjutnya, sebagaimana instruksi pemerintah pusat, pihaknya akan menyesuaikan regulasi di daerah.

“Sekitar 2000 cagar alam, hanya 150 hektar di Gunung Guntur yang diajukan menjadi TWA. Kita perbaiki dengan regulasi,” ucap Rudy. (Rul/BandungKita)

Comment