by

Bayar Sewa Tempat, Pedagang Kaki Lima di Arcamanik Merasa Ditipu Ormas

BandungKita.id, ARCAMANIK – Pedagang area SPOrT Jabar jalan Pacuan Kuda, Arcamanik Kota Bandung, keluhkan biaya sewa yang ditarif pihak ormas sebesar Rp.20 ribu. Biaya tersebut dinilai mahal karena sebelumnya para pedagang telah membayar sewa Rp.250 ribu untuk satu tahun.

“Sehari satu kali dagang itu kita harus bayar sewa Rp.20ribu bayarnya ke Ormas. Katanya sih buat sewa tempat sama keamanan,” ungkap salah satu pedagang makanan yang tidak mau disebut namanya karena khawatir mendapat perlakuan buruk jika diketahui memberi informasi kepada media, Minggu, (3/2/2019).

Meskipun telah membayar sewa, para pedagang kerap kali diusir oleh Satpol PP yang berpatroli. Hal itu membuat para pedagang merasa tertipu.

“Jujur saya merasa ketipu. Kita udah bayar Rp.250ribu untuk sewa tempat di dalam area SPOrT Jabar, tapi malah kita diusir Satpol PP,” ketusnya.

Sementara, kata dia, jumlah pedagang yang setiap minggu mengisi lokasi tersebut berkisar lebih dari 300 pedagang.

“Semuanya bayar sewa. Semuanya ditipu. Bayangkan bayar sewa dengan harga segitu dikali lebih dari 300 pedagang,” paparnya.

Kekesalan serupa juga diungkap pedagang minuman ringan bernisial YT. Ia dan pedagang lainnya mengaku tidak bisa berbuat apapun. Dia mengaku, tidak jarang dirinya kucing-kucingan dengan Satpol PP di hari-hari biasa. Padahal, dia mengaku, dirinya sudah membayar sewa.

“Kita mah pedagang kecil bisa apa. Jalani saja yang penting tidak ngeganggu dagangan ibu. Rasa kesal ada karena manusiawi,” ungkapnya.

“Sering Satpol PP mah di hari biasa. Kadang bersembunyi karena takut dibawa rodanya,” tambahnya.***(BGS/BandungKita)

Comment