by

Dinilai Kumuh dan Jadi Sumber Kemacetan, Bupati Bandung Barat Ingin Pasar Cisarua Direlokasi

BandungKita.id, NGAMPRAH – Bupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisna menilai kondisi Pasar Cisarua sangat kumuh dan kerap menjadi penyebab kemacetan. Oleh karena itu ia ingin pasar tersebut segera direlokasi.

“Pasar Cisarua mesti pindah, kalau dipakai terus tidak akan bener, ya macet, ya kumuh, dan pasarnya tidak jelas,” kata Aa Umbara, Selasa (19/2/2019).

Baca juga: LIPUTAN KHUSUS : Ribuan Pegawai “Siluman” Pemkab Bandung Barat, Uang Mahar Puluhan Juta, dan Kebingungan SKPD

Selain kumuh dan jadi penyebab kemacetan, Umbara menilai Pasar Cisarua sudah tidak representatif karena banyak pedagang yang berjualan di bahu jalan.

Ia juga menjelaskan, Pasar Cisarua tidak bisa digolongkan sebagai kategori pasar. Alasannya, jumlah pedagang di tempat itu kurang dari 500 kios.

“Kalau pasar cuma ada 200 kios, ya bukan pasar. Pasar itu mesti lebih dari 500 kios,” jelasnya.

Oleh karenanya, Pemda Bandung Barat berencana merelokasi Pasar tersebut pada tahun 2020, dengan kebutuhan lahan tanah seluas satu hektar persegi.

Namun hingga kini, Bupati Bandung Barat belum mendapatkan lokasi pas untuk pembangunan pasar tersebut. “Kita belum tahu di mana lokasinya. Kita sedang cari tanah satu hektar agar dibuatkan juga sekalian dengan terminalnya,” pungkas Umbara.***(Restu Sauqi)

Comment