oleh

20 Persen Angkutan Umum di Garut Tak Layak Jalan

BandungKita.id, GARUT – Sebanyak 20 Persen angkutan umum yang ada di Garut dinilai tak layak jalan. Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Garut, Suherman saat ditemui di Lapangan Setda Garut.

Menurutnya, terdapat 1005 kendaraan angkutan umum seperti elf, bus serta 11.490 mobil penumpang angkot. Sebanyak 98 persen kendaraan tersebut memperoleh uji kir.

“Kelayakan kendaraan itu variatif ada yang tidak layak aksesorisnya, ban, aksesoris body kendaraan, wiper termasuk kelengkapan administrasi. Kalau dirata-ratakan sekitar 20 persen kendaraan (tidak layak) dari beberapa indikator ketidaklayakan,” kata Suherman, Senin (11/2/2019).

Tidak hanya dari sisi kelayakan kendaraan, terkadang pelanggaran terjadi akibat pengemudi yang tidak memiliki SIM, dan tidak memiliki bukti uji Kir.

Lanjutnya, berbeda dari tahun lalu, jika melihat regulasi saat ini, jika pengusaha tidak melakukan langkah – langkah pro aktif melakukan perbaikan atau membiarkan kendaraan tidak layak jalan dan membahayakan, maka pemilik PO akan dikenakan sanksi berat, diantaranya penjara sampai dua tahun.

“Jadi kita intruksikan seluruh UPT memantau kelayakan kendaraan setiap hari. Jangan sampai kendaraan tak layak jalan beroperasi, itu berbahaya,” katanya. (M Nur el Badhi/Bandungkita.id)

Editor: Dian Aisyah

Komentar