by

Soal Limbah Cair di Cimenyan, DLH Jabar Serahkan Laporan ke Pemkab Bandung

BandungKita.id, BANDUNG – Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Barat, Prima Mayaningtias meyatakan telah menerima laporan sejumlah warga yang mengeluh terkait adanya dugaan membuang limbah cair di Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung.

Laporan tersebut bermula dari Warga Kampung Sawah, Kelurahan Cibeunying, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung, yang tergabung dalam Persadaan Masyarakat Karo Ras Anak Beruna (Peska Mesima) beberapa waktu lalu.

Mereka merasa dirugikan atas aktivitas pembuangan limbah cair dari Hotel Intercontinental dan pembangunan Resor Dago Pakar yang dikelola oleh PT. Bandung Pakar.

“Ya untuk update terbarunya, (laporan) itu sudah masuk dan dibahas di kita (DLH Jabar). Kemudian itu sudah kita inventarisasi,” kata Prima di Gedung Sate, Senin (18/2/2019).

Baca juga: Ancaman Limbah Cair di Kampung Sawah dan Ironi Kawasan Bandung Utara

Dalam kasus ini, kata Prima, DLH Jabar tidak memiliki kewenangan lebih jauh soal langkah apa yang bakal ditempuh. Lantaran, wewenangnya berada di Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bandung.

“Berkas laporanya kita kembakikan ke DLH kabupaten Bandung, karena izin (PT Bandung Pakar) yang mengeluarkannya itu di kabupaten bandung, sementara itu dulu ya,” kata Prima.

Baca juga: Soal Limbah Cair di Cimenyan, Bupati Bandung Minta Jangan Dibesar-besarkan

Sebelumnya, Kamis (31/1/2019) DLH jabar, mengundang Ombudsman perwakilan Jabar dan DLH Kabupaten Bandung untuk menjadi narasumber dalam rapat koordinasi (Rakor) di Kantor DLH Jabar.

Berdasarkan surat undangan bernomor 180/270-Bid IV, Rakor tersebut bertujuan menindaklanjuti pengaduan Peska Mesima atas Aktivitas PT Bandung Pakar.

Sementara itu, Kepala dinas Lingkungan hidup Kabupaten Bandung, Asep Kusumah mengatakan proses penanganan atas pengaduan tersebut akan terus berjalan.

“Kita sudah diskusi dengan Ombudsman, memastikan bahwa proses penanganan pengaduan ini terus terlaksana,” kata Asep.***(Tito Rohmatullah)

Editor: Restu Sauqi

Comment