oleh

Suara Capres 01 Bertambah 500, Capres 02 Berkurang 200 Suara di Baleendah Kabupaten Bandung : KPU Salah Input Data Lagi?

Warga Berharap KPU Bersikap Jujur dan Profesional

BandungKita.id, KAB BANDUNG – Komisi Pemilihan Umum (KPU) kembali melakukan kesalahan input data C1 dalam sistem informasi penghitungan suara (Situng) Pemilu 2019. Kekeliruan entri data tersebut ditemukan di Kecamatan Baleendah, kabupaten Bandung.

Belum diketahui secara pasti kesalahan entri data C1 ini apakah karena kesalahan teknis atau disengaja. Namun netizen dan warga Bandung ramai mempercincangkan hal ini karena diduga telah terjadi kecurangan.

Temuan kesalahan entri data ini pertama kali diungkapkan pemilik akun tria_minoru. Dalam postingannya, Tria menuliskan ‘Salah lagi!!! Bandung ni. Tolong pak Polisi jangan tangkap kami ya. Kawan-kawan bantu lapor ke hotline KPU. Asik salah-salah teruusss!” tulis akun tersebut.

Diakses Minggu (21/4/2019) malam sekitar pukul 21.15, laman resmi KPU, kpu.go.id, menuliskan hasil entri data C1 di Desa Malakasari, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung.

Kesalahan penginputan data oleh KPU itu terjadi di TPS 06, Desa Malakasari, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung. KPU menulis di web mereka, pasangan capres 01 Joko Widodo-Ma’ruf Amin meraih 76 suara, sedangkan capres 02 Prabowo-Sandi meraih 18 suara.

BACA JUGA :

Waduh! KPU Kembali Salah Entri Data Penghitungan Suara Pemilu 2019 di Beberapa Daerah di Indonesia, Ini Rinciannya

 

Menangkan Jokowi-Ma’ruf, BPN Tantang Lembaga Survei Beberkan Sumber Pendanaan

 

Angka yang diinput KPU tersebut sangat jauh berbeda dengan jumlah suara aslinya. Sebab dalam C1 yang telah difoto sebelumnya, tertulis bahwa pasangan capres 01 hanya meraih 76 suara, sedangkan capres 02 meraih 118 suara.

Artinya, suara pasangan capres 02 Prabowo-Sandi hilang sebanyak 100 suara gara-gara angka 1 dalam angka 118 tidak ditulis KPU.

Selain itu, di laman atau web KPU tepatnya di TPS 18 Desa Malakasari, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung juga terdapat kesalahan input serupa. Bahkan jumlah selisih suaranya lebih besar dari TPS 06.

Diakses pada Minggu (21/4) pukul 15.51, web KPU menuliskan hasil penghitungan suara pilpres di TPS 18 Desa Malakasari, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung. Web KPU menulis bahwa capres 01 Joko Widodo-Ma’ruf Amin meraih 553 suara. Sedangkan pasangan capres 02 Prabowo-Sandi meraih 30 suara.

Angka ini tak masuk akal mengingat KPU sendiri sudah membatasai tiap TPS hak pilihnya paling banyak sekitar 300 hak pilih. Padahal, di TPS tersebut hak pilihnya (DPT) hanya 204 hak pilih. Selain itu, angka tersebut juga berbeda dengan data C1 Plano yang telah difoto dan discan sebelumnya.

Dalam data C1 di TPS 18 Desa Malakasari, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung, tertulis pasangan capres 01 hanya meraih 53 suara. Sedangkan capres 02, meraih 130 suara.

Bila dicocokkan dengan data C1, pasangan capres 02 kehilangan 100 (seratus) suara. Sementara capres 01 mendapat tambahan 500 suara.

 

 

Salah seorang warga, Abdul Muin, menduga kesalahan yang dilakukan KPU itu seperti disengaja. Ia berharap KPU maupun operator penginput data bisa lebih hati-hati, jujur dan profesional dalam melakukan tugasnya melakukan entri data hasil penghitungan suara.

“Mungkin itu kesalahan atau kesengajaan dari KPU pusat atau si penginput data. Tapi ini sangat berbahaya bisa menghilangkan suara orang,” kata Abdul Muin kepada BandungKita.id, Minggu (21/4/2019).

Hal serupa diungkapkan oleh Hendra Setiawan, warga Kabupaten Bandung. Ia mengaku pernah beberapa kali menemukan kesalahan data dalam input data di web KPU. Sebagai warga negara, ia berharap KPU, Bawaslu dan semua pihak yang terlibat dalam bersikap jujur dan profesional dalam melaksanakan tugas terutama dalam penghitungan suara.

“Jangan sampai ada anggapan dari masyarakat ini kecurangan atau penggelembungan suara yang disengaja. Tapi saya husnudzon (berbaik sangka) saja, mungkin itu tidak disengaja. Tapi harus segera dikoreksi KPU,” katanya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada penjelasan dari KPU soal kesalahan input data penghitungan suara di Desa Malakasari, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung tersebut. (M Zezen Zainal M/BandungKita.id)

Editor : M Zezen Zainal M

Komentar