by

Selalu Kehabisan Stok Blanko, Warga KBB Rela Antre Sejak Subuh Demi E-KTP

BandungKita.id, NGAMPRAH – Antrean panjang setiap hari Senin di Gedung C Komplek Pemerintahan Kabupaten Bandung Barat bukan lah hal yang aneh lagi bagi masyarakat Bandung Barat.

Berbondong-bondong warga datang demi mengurus status kependudukannya. Meskipun begitu, sejumlah warga masih keluhkan pelayanan Dinas Kependududkan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) yang dinilai lambat.

Ai Shinta (28), warga asal Desa Puncaksari Kecamatan Sindangkerta, mengaku dirinya sudah berada di pelataran Gedung C sejak pukul 04.00 WIB dini hari.

“Dari rumah berangkat jam 3.00 WIB pagi. Sampai sini jam 4.00 WIB,” ujarnya saat sedang menunggu antrean, Senin (29/4/2019).

Ai yang  datang bersama anaknya yang berumur dua tahun mengaku terpaksa datang pagi karena khawatir blanko E-KTP kehabisan lagi.

 

BACA JUGA:

Woow! Rombongan Bappeda dan SKPD di KBB Disebut Warganet “Pelesiran” ke Bali, dalam Rangka Apa? Ini Penjelasan Kepala Bappeda

 

Anggota KPPS di Sindangkerta KBB Meninggal Dunia, Begini Respon Wabup Hengky Kurniawan

 

“Takut gak kebagian blanko kang. Soalnya yang udah-udah gitu,” kata Ai.

Tidak berbeda dengan Asep (40), warga Desa Sukamulya Kecamatan Cipongkor juga mengaku dirinya tiba di lokasi pukul 05.00 WIB pagi.

Nyubuh di sini saya mah kang. Da takut gak kebagian (blanko) tea,” ungkap Asep.

Menurutnya, selain selalu kehabisan blanko, pelayanannya pun dinilai lamban. Meski banyak dikeluhkan masyarakat, pihak Disdukcapil dinilai tak ada perubahan.

“Udah bukan hal baru antrian gini mah kang. Tapi anehnya tidak ada perbaikan pelayanan dari pihak disduknya,” tuturnya.

Dia berharap, pelayanan dasar menjadi prioritas utama. Baik pelayanan kependudukan, kesehatan ataupun pendidikan.***(Bagus Fallensky/BandungKita.id)

Editor: Dian Aisyah

Comment