oleh

PDIP Tak Menampik Bisa Berkoalisi dengan Golkar untuk Berkuasa di Kabupaten Bandung

BandungKita.id, JATINANGOR – Meski berniat meruntuhkan politik dinasti di Kabupaten Bandung, PDIP Jawa Barat tetap membuka peluang koalisi dengan Partai Golkar pada pelaksanaan Pilkada Serentak 2020.

Ketua DPD Jawa Barat, Ono Surono mengatakan, peluang PDIP untuk berkoalisi dengan Partai Golkar biaa terjadi dikarenakan masih cairnya koalisi di tingkat nasional.

“Nah, makanya nanti kami akan lihat dulu seperti apa koalisi partai di tingkat nasional,” ujar Ono kepada BandungKita.id¬†usai silaturahmi dengan para kader PDIP se-Kabupaten Sumedang di Bumi Perkemahan Kiara Payung, Jatinangor, Senin (26/8/2019) dini hari.

Baca juga:

PDIP Bertekad Runtuhkan Politik Dinasti di Kabupaten Bandung pada Pilkada 2020

 

Ono juga tak menampik jika PDIP bisa koalisi dengan partai oposisi pemerintah pada Pemilu 2019 kemarin. Seperti Partai Gerindra, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), maupun Partai Amanat Nasional (PAN).

Menurut Ono, pola koalisi partai di tingkat nasional akan terlihat tidak lama lagi. Setidaknya sebelum pelantikan anggota DPR RI pada 1 Oktober 2019. Sehingga PDIP Jawa Barat bisa memetakan partai politik mana saja yang pas untuk bisa diajak berkoalisi pada Pilkada Serentak 2020, terutama Pilkada di Kabupaten Bandung.

“Jadi kami bisa melihat dan memetakan daerah per daerah di Jawa Barat. Daerah mana saja kami bisa berkoalisi dengan partai A atau partai B. Tentu saja harapan kami bisa menang di 8 kota/kabupaten”.

“Saya yakin banyak partai politik yang tertarik untuk berkoalisi dengan PDIP, karena PDIP merupakan partai pemenang,” katanya.

Baca juga:

Politisi Senior PDIP Dorong Ono Surono Maju Jadi Cagub Jawa Barat

 

Ono menambahkan, jika ia telah diberi amanat oleh Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri untuk memimpin Jawa Barat dengan mengusung misi politik Jawa Barat Bangkit 2020. Misi itu salah satunya harus bisa memenangkan Pilkada 2020 di Jawa Barat.

“Jika kami menang, ini salah satu jalan dimana target 2024 juga harus menang secara nasional. Baik Pilpres, Pileg, dan Pilkada Serentak. Dan itu tentu saja PR bagi kami. Karena kemarin nasional menang tapi untuk Jawa Barat kalah. Kami ingin menang Jawa Barat dan juga nasional,” tuturnya.

Untuk diketahui, delapan kota/kabupaten di Jawa Barat yang akan melakukan pelaksanaan Pilkada 2020 yaitu Kabupaten Bandung, Kabupaten Cianjur, Kota Depok, Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Karawang, Kabupaten Pangandaran, dan Kabupaten Tasikmalaya.***(R Wisnu Saputra/Bandungkita.id)

Editor: Restu Sauqi

Komentar