oleh

Hendak Mencari Kerang, Remaja di Pangandaran Hilang Terseret Ombak

BandungKita.id, PANGANDARAN – Indra (15), remaja asal Desa Kertamurti, Kabupaten Pangandaran dinyatakan hilang setelah terseret ombak di Pantai Keusik Luhur, Senin (4/11/2019).

Kepala Basarnas Kantor SAR Bandung, Deden Ridwansah mengatakan, Indra terseret ombak saat mencari kerang bersama Karsim (15) di pantai tersebut. Kemarin sore, Indra dan Karsim tengah mencari kerang di pinggir pantai.

“Saat mencari kerang, kedua remaja ini terseret ombak ke tengah pantai. Karsim bisa menyelamatkan diri. Sedangkan Indra terseret semakin jauh,” kata Deden Selasa (5/11/2019) via pesan singkat.

 

BACA JUGA :

Gempa Berkekuatan 4,8 SR Getarkan Pangandaran Pagi Ini

 

 

Kata dia, Indra dinyatakan hilang. Kejadian malang yang menimpa dua remaja itu terjadi pada pukul 15.30 WIB, kemarin.

Menurut Deden, Kantor SAR baru menerima info adanya peristiwa nahas tersebut pada Senin (4/11/2019) malam pukul 20.30.

“Informasi adanya laporan peristiwa itu kami terima dari Bapak Asep Purnama selaku Kepala Desa Kertamukti,” katanya.

Untuk melakukan pencarian Indra, Tim Rescue Pos SAR Tasikmalaya diberangkatkan setelah menerima informasi peristiwa tersebut. Namun karena terkendala cuaca dan jarak pandang, tim mulai melakukan pencarian pada Selasa (5/11/2019) sekitar pukul 07.30 WIB. “Pencarian dibagi menjadi 3 SRU (Search and Rescue Unit),” ucapnya.

 

BACA JUGA :

Sentil Wisatawan dan Pengusaha di Pangandaran, Pemprov Jabar : Jangan Buang Limbah Kelaut

 

 

Dikatakan Deden, SRU 1 melakukan penyisirian di sekitar lokasi kejadian. SRU 2 melakukan penyisirsn darat dari lokasi kejadian menuju ke arah timur sampai Muara Gatak sejauh 2 kilometer.

“Sedangkan SRU 3 melakukan penyisiran darat dari lokasi kejadian ke arah barat sampai Kuara Cimanuk sejauh 2,4 kilometer,” katanya.

Menurut Deden, metode pencarian korban memang dilakukan dengan cara penyisiran. Saat ini dalam proses pencarian, terpantau gelombang ombak mencapai 2,5 meter dengan kecepatan angin 9,27 knots.

“Kami melakukan pencarian dibantu Polairud dan Tagana Pangandaran. Untuk peralatan yang digunakan yaitu 1 unit Rescue Car, 1 unit LCR, Mopel, 1 set peralatan komunikasi, dan 1 set peralatan medis,” katanya.(R Wisnu Saputra/BandungKita.id)

 

Editor : Azmy Yanuar Muttaqien

Komentar