oleh

Pangandaran Diguncang Gempa 5,9 Skala Richter, Tidak Berpotensi Tsunami dan Belum Ada Laporan Kerusakan

BandungKita.id, PANGANDARAN – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan bahwa gempa berkekuatan magnitudo 5,9 Skala Richter (SR) menggetarkan wilayah Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, pukul 08.51 WIB, Sabtu (19/5/2019).

Berdasarkan catatan BMKG, pusat gempa itu berada di 219 kilometer laut tenggara Pangandaran dan pada kedalaman 32 kilometer. Letak persisnya di 9.68 Lintang Selatan dan 108.57 Bujur Timur.

Ilustrasi Pangandaran (foto:net)

BMKG menyatakan, gempa itu tidak berpotensi tsunami. Sejauh ini belum ada laporan kerusakan atau korban akibat guncangan gempa itu.

Guncangan gempa dilaporkan dirasakan hingga wilayah Cilacap, Ciamis, Banjar hingga Yogyakarta.

Ketua Forum Kordinasi Tagana Pangandaran Nana Suryana mengatakan, gempa dirasakan cukup besar, namun hanya sebentar.

“Tidak lama,” kata Nana seperti dikutip dari kompascom.

BACA JUGA :

Wajib Tahu! Ini Pertolongan Pertama pada Korban Bencana

 

Waspada! Sesar Lembang Masuki Siklus Gempa, LIPI : Gempa 6-7 SR Bisa Terjadi Besok atau Lusa

Dia menjelaskan, situasi pantai pasca gempa sangat kondusif. Cuaca cerah, ombak normal. “Enggak ada perubahan (surut air laut). Sejauh ini tidak ada laporan kerusakan rumah. Mudah-mudahan tidak ada,” kata Nana.

Menurut dia, saat ini masyarakat Pangandaran sudah sadar bencana. Saat terjadi gempa, masyarakat langsung mencari informasinya di media sosial maupun langsung mengamati kondisi pantai.

Ilustrasi Gempa (Net)

“Dulu sebelum tsunami Pangandaran, masih ada yang beraktivitas padahal air laut sudah surut (tanda-tanda terjadinya tsunami), masyarakat cuek. Sekarang masyarakat sudah paham,” jelasnya.

Bertambah baiknya kesadaran masyarakat akan bencana, kata Nana, tak lepas dari seringnya dilaksanakan simulasi kebencanaan di Pangandaran. “Sekarang lebih baik,” jelas Nana. (M Zezen Zainal M/BandungKita.id)

Editor : M Zezen Zainal M

Komentar