by

Wow! Bisnis Ikan Cupang: Pria di Cimahi ini Raup Omset Rp 1,5 Juta Sehari, Anda Berminat?

BandungKita.id, BISNIS – Sejak pandemi virus corona menyerang Tanah Air, hobi memelihara ikan cupang menjadi salah satu fenomena yang booming. Banyak orang berlomba-lomba memelihara fauna yang berasal dari Asia Tenggara itu.

Bahkan kalangan artis dan publik figur. Menariknya lagi, para pengusaha ikan cupang diuntungkan. Banyak yang kebanjiran orderan di saat pandemi. Ikan dengan nama latin Betta sp ini pun mendatangkan pundi-pundi bagi orang yang terjun dalam dunia percupangan ini.

Joko Sasono (30) misalnya, salah seorang pegiat serta breeder (peternak) ikan cupang di kediamannya di Asrama II Yonarmed 4 105 GS, Jl. Kebon Rumput No.51, Kota Cimahi. Ia mengaku, omzet rata-rata setiap harinya bisa tembus Rp 1,5 juta.

“Omzet bisa sampai Rp 1,5 juta sehari, kalo perbulannya saya tidak pernah menghitung tapi kalo dikira-kira ya 45 Jutaan,” katanya kepada BandungKita.id, Kamis (14/1/2021).

BACA JUGA :

Cerita Heru, Banjir Order Ikan Cupang Gara-gara Musim DBD : Segini Penghasilannya Per Bulan

Fogging Dinilai Kurang Efektif Berantas DBD, Ini Kata Dinkes KBB

Dispangtan Cimahi: Potensi Ekonomi Jamur Tiram Sangat Menjanjikan di Tengah Pandemi

Sudah bertahun-tahun Pria asli Salatiga Jawa Tengah ini memiliki ketertarikan untuk memelihara ikan cupang. Hingga pada tahun 2018 dia memberanikan diri untuk memulai bisnis cupang lantaran potensinya yang besar.

“Modal awal saya Rp 1,5 Juta, uangnya untuk membeli indukan ikan cupang yang murah-murah, satu juta dapat 5 ekor. Sedangkan lima ratus ribunya dibelikan wadah-wadah untuk persiapan Ikan Cupang,” tutur Joko yang juga anggota TNI itu.

Bermodalkan nekat dan belajar otodidak soal cupang mulai dari cara breeding dan perawatan, Joko mempelajarinya dari menonton YouTube dan media sosial lainnya. Hasilnya sekarang ia mengaku sering kewalahan lantaran banyaknya permintaan, sementara persediaan ikan cupangnya ada ribuan.

“Tiga hari sekali harus diganti air di setiap wadahnya, dibantu oleh tiga orang partner karena saya tak sanggup sendirian. Pakan cupang berasal dari kutu air jenis dafnia makna (DM) yang saya ternak sendiri,” terangnya.

Adapun harga kisaran ikan cupang yang dijual oleh Joko tergantung kualitas ikan. “Mulai dari ikan yang masih kecil dengan harga Rp 50 sampai 80 ribu. Sedangkan untuk yang indukan itu 400 ribu rupiah dan premium bisa sampai 1 juta rupiah,” papar Joko.

Setelah dua tahun belakangan ini menekuni bisnis tersebut, selain memiliki impian untuk menguasai pasar ikan cupang dalam negeri lalu mengekspornya. Pria yang baru saja menikah dan hendak menjadi ayah ini pun memberi masukan bagi para pemula yang ingin terjun di bisnis ikan cupang.

“Bisnis cupang adalah harapan bagi anak muda yang bingung mencari kerja, lebih baik membuka peluang usaha sendiri jadi gak usah banyak mikir!. Tidak apa-apa jatuh bangun dan gagal yang penting terus bangkit, pepatah jawa mengatakan ra obah ra ngunyah artinya kalo anda tidak bergerak yaa gak bisa makan,” tandas Joko.

Bagi anda yang berminat memelihara ikan cupang dapat menghubungi nomor Whatsapp Joko Sasono: 081392621311, laman Facebook: Jho Kaliber, dan akun Instagram di bawah ini. (Azmy Yanuar Muttaqien/BandungKita.id).

Editor : Azmy Yanuar Muttaqien

Comment