by

Persib Bertandang ke Sleman, Begini Persiapan Robert Alberts

BandungKita.id, PERSIB – Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts menjelaskan detail keberangkatan Persib ke Sleman yang akan dilakukan pada Senin (22/3/2021). Robert menyampaikan hal ini bersama Teddy Tjahjono dalam pertemuan dengan Tim Manajemen Persib di Graha Persib, Rabu (17/3).

Robert mengatakan bahwa Persib akan pergi lewat perjalanan darat. Karena jarak yang ditempuh jauh dan memakan waktu lama, maka teknis keberangkatan dibahas secara rinci. Dia tidak ingin anak asuhnya berkeliaran di tempat istirahat karena bisa menimbulkan kerumuman dan itu berbahaya.

“Ya ini pertemuan untuk merancang keberangkatan kami hari Senin ke Yogyakarta, karena ini akan menjadi perjalanan panjang yang penting. Karena kami juga tidak ingin berhenti di rest area publik dan bertemu dengan orang-orang, kami mengutamakan keselamatan,” ujar Robert.

Pelatih asal Belanda ini sudah menyiapkan perbekalan yang akan dibawa agar tak perlu membeli makanan di perjalanan. Lalu memilih siapa pemain dan official yang tidak dibawa, karena rombongan tim terbatas. Seperti diketahui, pihak penyelenggara hanya menyediakan 15 kamar untuk 30 orang.

BACA JUGA :

HUT 88 Tahun Persib Bandung, Umuh Muchtar dan Yana Mulyana Angkat Bicara

Simak! Tips Menjaga Kebugaran Ala Pelatih Persib Robert Alberts

“Mempersiapkan makanan yang akan dibawa, jam berapa kami pergi dan jam berapa kami akan tiba di Yogyakarta, selain itu mempersiapkan peralatan yang dibawa karena kami ingin semuanya aman. Lalu menyusun siapa official yang tinggal di Bandung dan siapa pemain yang ditinggal karena kami tidak bisa membawa semua,” jelasnya.

Peralatan yang dibawa pun tidak semua, agar pemain yang tinggal di Bandung tetap berlatih ketika rekan setimnya berada di Sleman. “Jadi kami mempersiapkan apa peralatan yang diboyong dan peralatan yang ditinggalkan untuk pemain-pemain yang berlatih di Bandung. Jadi semua terorganisir,” jelasnya.

Dia juga sudah menghitung estimasi perjalanan menuju ke Sleman. Rencananya Persib akan bertolak dari Bandung 22 Maret pada pukul 8 pagi. Dengan menghitung waktu istirahat selama tiga kali, dia memprediksi rombongan tim tiba di Sleman pukul 5 sore.

“Dengan berhenti untuk istirahat, total kami akan menempuh waktu selama 9 jam dengan tiga kali berhenti. Jadi pemain tidak duduk terlalu lama karena menghabiskan waktu 1,5 jam untuk beristirahat. Kami membawa makanan sendiri,” tandas pelatih berusia 66 tahun ini.

BACA JUGA :

Omid Nazari Resmi Mundur, Persib Bandung Ucapkan ‘Hatur Nuhun’

Robert Alberts: Mungkin Persib Adalah Klub Terakhir Sebelum Saya Pensiun

Sementara itu, Umuh Muchtar pun memberikan semangat kepada tim kebanggaannya tersebut. Selain berpesan agar para pemain Persib bisa kmebali dengan keadaan sehat, ia pun berharap Persib bisa meraih kemenangan dan gelar juara.

“Anggap saja berangkat ke medan perang dengan keinginan untuk membawa kemenangan agar nama Persib tidak terpuruk. Tidak menutup kemungkinan, lewat keinginan keras Persib bisa menang,” tutur Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) itu.

Meski percaya bahwa para bobotoh sudah berpikiran dewasa, Umuh juga turut mengingatkan kepada para pendukung Persib itu untuk tetap patuh pada aturan protokol kesehatan yang berlaku dan melarang untuk menonton langsung pertandingan ke Sleman.

“Dalam situasi begini, memang semua orang saling curiga. Takutnya bobotoh membawa (virus-red). Kalo sampai datang juga percuma karena gak akan diizinkan masuk ke stadion, apalagi kalo sampai kena sanksi jadi merugikan Persib,” tandasnya. (*).

Editor : Azmy Yanuar Muttaqien

Comment