by

Sekoper Cinta Hadir untuk Kesetaraan Gender di Jabar

BandungKita.id, KOTA BANDUNG – Terdapat 1.000 perempuan di Jawa Barat diberikan bekal berbagai pelatihan di Sekolah Perempuan Capai Impian dan Cita-cita atau Sekoper Cinta. Perempuan tersebut pun didorong untuk turut menggeliatkan ekonomi usai mendapat ilmu sebagai upaya untuk kesetaraan gender di Jabar.

Menurut Ketua Umum Sekoper Cinta, Atalia Praratya, perempuan di Jabar menuntut ilmu di program tersebut mendapatkan berbagai keahlian, mulai dari pengemasan produk, pemasaran, hingga menciptakan lapangan pekerjaan.

“Maka perempuan-perempuan alhamdulillah saya melihat mereka senang sekali ketika melihat mereka berhasil menjadi salah seorang wisudawati. Ini akan merupakan suatu langkah yang cukup baik, ini akan menunjukkan perempuan-perempuan itu diberikan bekal supaya mereka tidak berhenti untuk belajar,” kata , saat ditemui di Gedung Sekoper Cinta, Jalan Turangga, Kota Bandung, Senin (19/9/2022).

Program tersebut diakui Atalia telah diluncurkan sejak 2018 silam. Kini, lanjutnya, Sekoper Cinta pun menjadi salah satu upaya membantu Pemerintah Provinsi Jabar untuk menekan inflasi dengan memberdayakan para perempuan untuk turut bergeliat di bidang ekonomi dengan kreativitas yang telah diberikan.

“Namun karena kaum perempuan selama ini dianggap sebagai kaum yang termajinalkan mereka hanya dapur, sumur, kasur, mereka tidak mampu memberikan kontribusi dalam pembangunan. Maka kita bersama-sama saat ini supaya mereka semua terangkat. Karena mereka juga diberi pelatihan untuk bisa berekonomi, untuk bisa turut memenuhi kebutuhan keluarga. Jadi ekonomi kita semakin berputar,” bebernya.

Sementara itu, sejak 2018 hingga kini terdapat 34 ribu perempuan yang telah mengikuti program Sekoper Cinta dan diharapkan terus memberikan kontribusi guna menggerakkan perekonomian di Jabar. Pasalnya, lanjut Atalia, perempuan di Jabar diyakini memiliki berbagai ide, gagasan, serta inovasi yang mampu menghadirkan ruang kerja bagi masyarakat.

“Belajar tidak hanya untuk kaitannya tadi bagaimana mereka bisa terbuka wawasannya. Tapi juga pada akhirnya mereka bisa membantu kehidupan kesejahteraan keluarganya,” tandasnya.

Comment