by

Salah Seorang TKI Asal Lembang Disekap di Arab Saudi, Hengky Kurniawan Berupaya Bawa Pulang

Bandungkita.id, KBB – Bupati Kabupaten Bandung Barat Hengky Kurniawan terus berupaya untuk memulangkan warga Lembang yang menjadi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) dan disekap di Riyadh, Arab Saudi. Warga Lembang tersebut salah satu dari 10 TKI yang disekap.

Hengky mengatakan, bahwa pihaknya saat ini masih terus melakukan komunikasi bersama Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) dan Kementerian Luar Negeri (Kemlu).

“Berita ini sudah saya kirim ke pak kadis (Disnaker KBB) kemarin siang dan sudah ada komunikasi. Seperti yang sebelum-sebelumnya terkait dengan TKI KBB kita selalu komunikasi,” kata Hrngky saat ditemui di Gedung Sate, Kota Bandung, Rabu (14/12/2022).

Hengky mengungkapkan, bahwa Pemerintah Kabupaten Bandung Barat akan terus memastikan terkait dengan kondisi TKI tersebut.

“Hari ini akan saya cek lagu updatenya seperti apa. Jadi biasanya begini, pak kadis sempat menjelaskan ada aturan-aturan di timur tengah (Arab Saudi) itu yang memang kadang agak susah,” sahutnya.

Bahkan jika ditambah dengan status TKI tersebut ilegal, Hengky menuturkan bahwa akan mempersulit terkait dengan proses penyelesaian seperti kasus tersebut.

“Makanya kalau TKI tersebut ilegal, itu akan susah bagi pemerintah untuk mencari solusinya. Jadi itu yang kadang-kadang menjadi kendala dalam penanganan persoalan TKI di luar negri,” imbuhnya

Sebelumnya, berdasarkan informasi yang diterima, para TKI yang dilakukan penyekapan di Riyadh, Arab Saudi yakni berasal dari beberapa daerah di Jabar seperti, Kabupaten Sumedang dan KBB.

Bahkan TKI asal KBB diketahui bernama Halimah (31) warga Desa Gudang Kahuripan, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat.

Menurut keterangan sang suami, Asep Saepuloh mengungkapkan, Halimah diketahui pamit bekerja di Cicaheum, Kota Bandung untuk membantu berjualan kerudung.

“Kejadian itu pada Oktober 2022 lalu. Namun, belum lama ini Halimah dikabarkan ‘terdampar’ di Riyadh, Arab Saudi,” jelasnya kepada wartawan, Selasa (13/12) kemarin.

Comment