Klaim Sebagai Partai yang Paling Siap Hadapi Kontestasi Pemilu, Partai Golkar Lakukan Sejumlah Langkah Ini

BandungKita.id. KBB – Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat, Ace Hasan Syadzily mengklaim Partai Golkar sebagai partai yang paling siap menghadapi kontestasi Pemilu 2024 mendatang.

Menurutnya, langkah pertama yang dipersiapkan melalui peningkatan kapasitas para kader yang dikemas dalam pendidikan politik.

“Partai Golkar Jawa Barat mengintruksikan kepada seluruh DPD kabupaten/kota se-Jabar untuk menyelenggarakan pendidikan politik dalam rangka meningkatkan kapasitas kader Partai Golkar,” kata Ace disela kegiatan Pendidikan Politik Fungsionaris Partai Golkar KBB, di di BBPMP Jabar, Jalan Raya Batujajar No 90, Desa Laksanamekar, Kecamatan Padalarang, Sabtu 25 Februari 2023.

Ia menjelaskan, melalui pendidikan politik tersebut para kader dipersiapkan untuk menghadapi Pemilu 2024.

Baca Juga:

DPD Golkar KBB Genjot Kekompakan Menyongsong Pemilu 2024

Belum Tentukan Calon Gubernur, Golkar Jabar Prioritaskan Pilpres dan Pileg 2024

Belum Tentukan Calon Gubernur, Golkar Jabar Prioritaskan Pilpres dan Pileg 2024

“Para pesertanya adalah mereka yang dipersiapkan untuk menjadi calon legislatif (Caleg) dan saat ini Partai Golkar adalah partai yang paling siap menghadapi kontestasi Pemilu,” jelasnya.

Ia mengaku, Partai Golkar sudah mempersiapkan sebanyak 200 persen caleg di seluruh tingkatan, mulai dari pusat, provinsi, hingga kabupaten/kota.

“Jadi, sebelum mereka ditugaskan untuk menjadi bacaleg, maka mereka harus dibekali terlebih dahulu dengan berbagai keterampilan,” ujarnya.

Terutama, sambung dia, kaitan dengan ideologi Partai Golkar, strategi pemenangan Partai Golkar, kemudian bagaimana membangun sebuah tim pemenangan hingga penggunaan media sosial yang efektif agar dapat meraih simpati dari masyarakat.

“Langkah ini dilakukan dalam rangka bagaimana kita memastikan kemenangan Partai Golkar dalam Pemilu 2024, terutama di KBB ini,” ujarnya.

Video Pilihan:

Sementara itu, Ketua DPD Golkar KBB, Dadan Supardan menambahkan, dalam pendidikan politik ini, seluruh peserta diarahkan untuk memantapkan jiwa ke-Golkar-an dan peningkatan kompetensi manajemen kampanye untuk pemenangan Pemilu 2024 di Jawa Barat.

“Pendidikan politik (Dikpol) fungsionaris diikuti para caleg untuk Pemilu 2024, struktur partai, DPD dan sayap partai,” katanya.

Tak hanya itu, lanjut Dadan, turut hadir struktur pimpinan Partai Golkar dari 16 kecamatan yang masing-masing diwakili, seperti ketua, sekretaris dan unsur pemenangan Pemilu.

“Para peserta ini mendapat materi kaitan dengan ke-Golkar-an, termasuk sejarah Partai Golkar dari mulai era Orde Baru hingga era Reformasi. Intinya, Dikpol ini diberikan agar mereka tahu kiprah Partai Golkar dari mulai berdiri hingga saat ini,” ujarnya.

Dengan begitu, sambung dia, mereka bisa lebih menjiwai, sekaligus menambah wawasan dan pengetahuan mereka terhadap Partai Golkar.

“Ini pun bagian dari bekal bagi mereka saat terjun ke lapangan baik saat menjadi juru kampanye (Jurkam) maupun calon legislatif (Caleg),” ujarnya.

Selain itu, lanjut dia menuturkan, dalam Dikpol Fungsionaris inu turut diberikan materi tentang pemanfaatan media sosial yang dirasa sangat penting bagi para caleg dan jurkam.

“Jadi mereka harus bisa menguasai dan aktif di media sosial. Sebab, medsos ini sangat luar biasa pengaruhnya terhadap para pemilih, terutama pemilih milenial,” tuturnya.

Ia menyebut, Pemilu 2024 mendatang pihaknya menargetkan partisipasi pemilih milenial sebesar 50 persen. Oleh karenanya, pihaknya mengajak para milenial untuk bersama-sama berkiprah di Partai Golkar.

“Karena memang Partai Golkar sebagai partai terbuka dan memberikan ruang seluas-luasnya bagi generasi muda yang ada di KBB,” ucapnya.(BandungKitaid)

Comment