Mengintip Masjid Lautze Dua Bandung, Rumah Bagi Mualaf Tionghoa

#RamadanKita99160 Views

Bandungkita.id, RAMADAN – Masjid Lautze Dua, yang terletak di Jalan Tamblong, Kota Bandung, Jawa Barat, memiliki desain yang unik karena berbeda dengan Masjid pada umumnya yang memiliki kubah dan menara. Masjid Lautze juga dikenal sebagai Masjid Ikonis karena menjadi rumah bagi warga tionghoa yang ingin belajar dan memeluk agama Islam.

Sekilas tak ada yang berbeda dengan masjid pada umumnya. Yang membedakan adalah arsitektur dan bangunan masjidnya yang begitu erat dengan nuansa budaya Tionghoa.

Inilah Masjid Lautze Dua. Masjid yang dibangun yayasan milik Haji Karim Oey, seorang muslim keturunan Tionghoa pada tahun 1997. Disebut Masjid Lautze Kedua, karena Lautze Petama dibangun di kawasan Pecinan, Jakarta pada tahun 1991.

Baca Juga:

Kawasan dan Masjid Raya Al Jabbar Dibuka Kembali, Ini Tata Tertib yang Perlu Ditaati

Hari Ini, Galeri Rasulullah di Masjid Al Jabbar Diresmikan

Tonton Setiap Hari Keseruan “Ramadhan Di Bandungkita Aja”

Selain arsitekturnya yang ikonis, Masjid Lautze Dua ini menyimpan kisah yang sangat penting khususnya bagi umat muslim keturunan Tionghoa di Kota Bandung.

Masjid ini menjadi tempat bagi warga keturunan Tionghoa memperdalam dan menimba ilmu agama, hingga mengucapkan dua kalima syahadat untuk memeluk agama Islam.

Sejak tahun 2017, masjid ini telah menjadi saksi bisu bagi 217 warga keturunan Tionghoa bermualaf memeluk agama Islam.

Video Pilihan:

“Memang tahun 1991 sedikit sekali ustadz, ulama, atau kyai yang merangkut warga keturunan tionghoa yang tertarik beragama islam. Makanya, kami menjembatani mereka bisa belajar, bisa mengerti tentang pemahaman islam. Mengapa harus arsitektur China? Memang secara langsung kami ini ada semacam ikatan emosional gitu. Kemudian, adat istiadatnya tidak ditinggalkan gitu, selama itu hanya bersifat adat,” ujar Ketua DKM Masjid Lautze Dua Bandung, Koko Rahmat Nugraha.

Selain menjadi tempat ibadah, Masjid Lautze Dua ini juga rumah bagi komunitas khususnya mualaf Tionghoa untuk berbagi ilmu pengetahuan maupun keagamaan.

Pada momen Ramadan ini, pengurus masjid menyiapkan berbagai kegiatan mulai dari kajian dan tadarus Al-Qur’an, Salat Tarawih berjamaah, hingga berbuka puasa bersama.

Comment