Yuk Ketahui Hukumnya Puasa Tanpa Sahur

#RamadanKita35767 Views

Bandungkita.id, RAMADANKITA – Puasa adalah proses menahan diri dari makan, minum, nafsu, serta segala sesuatu yang membatalkannya dari terbit fajar, sampai terbenamnya matahari dengan niat karena Allah SWT.

Dalam menjalankan ibadah puasa, umat muslim dianjurkan untuk melakukan sahur. Sahur merupakan aktivitas makan dan minum yang biasanya dimulai dari sepertiga malam, yaitu pukul 3 hingga 4 pagi.

Namun, dalam melaksanakan sahur kerap kali dilewati dengan rasa kantuk yang membuat seseorang terlambat bangun untuk makan sahur. Akibatnya puasa harus dilakukan tanpa sahur.

Baca Juga:

Tonton Setiap Hari Keseruan “Ramadhan Di Bandungkita Aja”

Bau Mulut Saat Berpuasa? Ini Penyebab dan Cara Atasinya

Ini Dia Cara Biar Napas Tetap Segar Selama Puasa

Mengenai hal tersebut, banyak sebagian umat muslim yang mempertanyakan apakah puasa akan tetap menjadi sah atau tidak apabila melewatkan sahur. Lantas, bagaimana hukum menjalankan puasa tanpa makan sahur? yuk simak Sobat informasinya.

Dilansir dari NU Online, Rasulullah SAW menganjurkan umat muslim yang akan menjalankan ibadah puasa untuk menyantap hidangan di waktu sahur.

Kesempatan makan di waktu sahur sedapat mungkin untuk tidak dilewatkan. Sebab, dalam sahur terdapat keberkahan bagi yang melaksanakannya.

Video Pilihan:

Dilansir dari laman an-nur.ac.id, menurut empat madzhab (Hanafi, Maliki, Syafi’i, dan Hambali), puasa tanpa sahur tetap sah asalkan ada niat dan menahan diri dari hal-hal yang membatalkan puasa. Sebab, sahur bukanlah rukun ataupun syarat sah puasa, melainkan sunnah yang dianjurkan.

Rasulullah SAW juga disebutkan pernah melewatkan sahur dan tetap berpuasa. Jadi, hukum puasa tanpa makan sahur adalah sah karena sahur bukanlah syarat wajib dalam menjalankan ibadah puasa.

Namun, puasa tidak sahur juga tidak disarankan karena dapat berdampak negatif bagi kesehatan tubuh, sehingga menyebabkan kesulitan dan kelemahan dalam menjalankan puasa dan aktivitas sehari-hari.

Comment