Seniman Jalanan Galang Dana Untuk Kemanusiaan Dan Sumbang Dana Pembayaran Alun-Alun Cililin Agar Bisa Dinikmati Warganya

BandungRayaKita203722 Views

BandungKita.id, BANDUNG – Seniman jalanan yang diprakarsai oleh Mat Honger, seniman asala Kabuoaten Bandung kembali turun kejalan.

Kali ini, nama lengkap Rahmat yang juga jebolan Rumah Musik Hari Rusli ini dalam aksinya membantu korban longsor dan korban kebakaran yang berada di Kabupaten Bandung Barat.

“Saya tergugah dengan gerakan yang sedang dilakukan kawan-kawan jaga lembur Bandung Barat yang digerakan oleh ketuanya Kang Taufiqurohman di Desa Weninggalih awalnya” terangnya kepada Bandungkita.id dilokasi ngamen bertajug Musik untuk Kemanusiaan, senin,11 Desember 2023 bertampat di Terminal Cililin.

Lebih jauh, Mat honger bercerita soal kegelisahan warga Cililin yang juga sempat viral karena belum dibukanya Alun-alun Cililin.

“Saya juga menginisiasi untuk ngamen dan menyumbangkan sebagian hasilnya untuk diberikan ke Pemda KBB melalui Camat Cililin, rencananya hari ini (12 Desember 2023) ” ucap ayah dari Vokalis Mh generation, Naomi.

Mat Honger seakan memberikan pesan moral dalam kegiatannya kali ini, dia juga bercerita tentang puncak musim hujan yang akan berakhir di Februari 2024.

“Saya baca juga di berita, kata BMKG puncak musim hujan inikan sampai Febuari 2024, jadi bayangkan potensi bencananya dimusim hujan, Kab.Bandung termasuk Bandung Barat adalah daerah yang rawan bencana longsor dan banjir bandang, jadi mari kuta bersiap diao menghadapi musim hujan tahun ini”. Pungkasnya.

Baca Juga:

Masih ditempat yang sama, Asep Oetoenk soekarna, dari komunitas sadar bencana dan buruan kopi lembang mengajak semua pihak untuk sama sama memiliki sikap kewaspadaan terhadap potensi bencana.

“Dengan kegiatan ini kita berkolaborasi, apqlagi harusnya kita malu dengan inisiasi seorang seniman jalanan sekelelas Mat Honger mau turun kejalan dan menghugah kita semua, dan saya tau, kema.puan Pemerintahan Bandung Barat saat ini terbatas, saya yakin ketika Bencana terjadi mereka akan sangat sliw respon, karena anggaran Tanggap Darurat Mereka sudah gunakan untuk pemadaman dan dampak kebakaran TPSA Sarimukti kemari, sangat disayangkan padagal itu tanggungjawab Pemprov Jabar” Ungkapnya. (DHOMZ/ BandungKita.id)