Ketahanan Pangan Jabar Perlu Dukungan Publik, Pandawa Lima Siapkan Aksi di Gedung Sate

BandungKita.id, BANDUNG – Ketahanan pangan menjadi salah satu isu strategis di Jawa Barat. Dengan populasi yang terus bertambah dan kebutuhan pangan yang semakin kompleks, sektor hortikultura – mencakup tanaman sayur, buah, kacang-kacangan, dan umbi – memegang peran penting dalam menjaga keberlanjutan pasokan bahan pangan.

VIDEO PILIHAN

Diversifikasi pangan berbasis hortikultura tidak hanya menyediakan gizi yang lebih beragam, tetapi juga menjadi penopang ketahanan pangan nasional. Siklus tanam-panen yang relatif cepat membuat hortikultura mampu menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus mengurangi ketergantungan pada beras.

Di tengah urgensi tersebut, sejumlah elemen masyarakat menilai perlu adanya pengawasan ketat terhadap program-program pemerintah di sektor pangan. Dukungan publik terhadap gerakan kontrol sosial dianggap penting agar transparansi dan akuntabilitas benar-benar terwujud.

ARTIKEL PILIHAN

Aliansi LSM dan Ormas Pandawa Lima Jawa Barat menyatakan akan menggelar aksi di Gedung Sate pada Rabu, 4 Februari 2026. Aksi ini disebut sebagai bentuk partisipasi masyarakat dalam mengawal kebijakan dan memastikan bahwa program ketahanan pangan berjalan sesuai tujuan.

VIDEO PILIHAN

“Ketahanan pangan bukan sekadar jargon. Pemerintah harus memastikan setiap program benar-benar berpihak pada rakyat,” ujar Agus Satria, salah satu perwakilan Pandawa Lima.

Aliansi menilai, momentum ini menjadi spirit pengawasan bahwa ketahanan pangan adalah isu bersama. Dukungan publik terhadap gerakan pengawasan dan partisipasi masyarakat sangat diperlukan agar Jawa Barat mampu menjaga keberlanjutan pangan sekaligus memperkuat kepercayaan rakyat terhadap pemerintah.(**)

VIDEO PILIHAN

Comment