Klarifikasi RDP Soal PT BDS BUMD Kab.Bandung, Ahmad Heryawan Bilang Begini!

BandungKita.id, JAKARTA – Polemik hilangnya tayangan agenda Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) terkait kasus PT Bandung Daya Sentosa (BDS) sempat memicu pertanyaan publik. Banyak yang menduga ada penghapusan konten dari kanal resmi TVR Parlemen. Namun Ketua Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) DPR RI, Ahmad Heryawan, menegaskan bahwa rapat tersebut bukan dihapus, melainkan sengaja dibuat tertutup.

ARTIKEL PILIHAN

Menurut Kang Aher, sapaan akrab mantan Gunernur Jabar 1 dekade itu, keputusan rapat tertutup diambil atas usulan Wakil Ketua BAM DPR RI. Pertimbangannya, agar para pihak yang hadir termasuk korban penipuan dan mitra terkait lebih leluasa mengungkapkan fakta-fakta sensitif tanpa tekanan.

“Bukan penghapusan konten. Rapat memang dibuat tertutup supaya semua pihak bisa lebih bebas menyampaikan fakta-fakta yang ada,” jelas Ahmad Heryawan kepada Bandungkita.id Kamis 5 Feb 2026.

RDPU BAM DPR RI pada 4 Februari 2026 mengundang CV Indofarm Bintang Persada untuk menyampaikan aspirasi terkait korban penipuan oleh PT BDS. Agenda ini dinilai penting karena menyangkut keadilan bagi masyarakat yang dirugikan, sekaligus membuka jalan bagi rekomendasi kebijakan.

Saat redaksi menanyakan jadwal atau resume dari Badan yang politisi PKS ini pimpin, mantan Gubernur Jabar ini pun menegaskan jika pembahasan selanjutnya akan dibahas dan sedang dalam penyusunan Tim BAM DPR RI.

“Sedang disusun tim BAM..” tutupnya singkat.

VIDEO PILIHAN

Sebelumnya, akademisi Prof. Nandang Sambas menekankan bahwa kasus PT BDS harus dibongkar secara struktural, bukan sekadar mencari individu bersalah. Ia menegaskan perlunya reformasi kelembagaan, audit independen, dan transparansi penuh.

Apakah rapat tertutup benar-benar membuka jalan bagi pengungkapan fakta?
Ataukah justru mengurangi akuntabilitas lembaga legislatif di mata masyarakat?

Simak terus liputannya hanya di Bandungkita.id

Comment