Kerawanan Bencana di Bogor Tinggi, Masyarakat Diberi Pelatihan Manajemen Bencana

BandungKita.id, BOGOR – Universitas Pertahanan (Unhan) melakukan pelatihan manajemen bencana di Kecamatan Sukaraja, Kota Bogor. Pemilihan Kabupaten Bogor sebagai tempat latihan karena lokasinya yang memang rawan bencana.

Sesprodi Disaster Managemen, Kolonel IDK Kerta Widana mengatakan, kerawanan bencana di wilayah Kecamatan Sukaraja cukup tinggi. Bencana sewaktu-waktu bisa terjadi dan mengancam jiwa masyarakat.

 

BACA JUGA :

Bulan Maret Ratusan Bencana Landa Jawa Barat, Kota Bogor Urutan Pertama

 

 

“Cukup banyak potensi bencananya, diantaranya ada longsor, banjir, bangunan runtuh karena gempa bumi dan kondisi membahayakan bagi manusia lainnya,” kata dia via pesan singkat, Jumat (4/10/2019)

Jumlah penduduk di wilayah Bogor sendiri, kata dia, juga semakin padat. Bahkan, tata bangunannya pun banyak mengisi wilayah pegunungan, sehingga sangat diperlukan pemberian materi pelatihan manajemen bencana.

Menurut dia, Unhan mengadakan pelatihan tersebut selama 3 hari, sejak tanggal 2 sampai 4 Oktober 2019. Pelatihan ini diikuti oleh warga masyarakat dari berbagai wilayah Kota Bogor.

“Mereka kami beri beberapa materi. Seperti pertolongan pertama kepada korban, manajemen posko, pendirian tenda, dan lain-lain. Dua hari teori dan di hari ketiga dilaksanakan praktek lapangan,” kata dia.

 

BACA JUGA :

Banyak Bencana Alam, Begini Instruksi Gubernur Ridwan Kamil Terhadap Kepala Daerah di Jawa Barat

 

 

Instruktur dalam pelatihan tersebut adalah mahasiswa Unhan, yang pada dasarnya beberapa dari mereka adalah orang-orang expert di bidangnya.

“Ada yang bertugas di Kesehatan Angkatan Laut dan juga di Basarnas. Pengalaman yang sudah di dapat mahasiswa ini di sampaikan kepada masyarakat, dengan harapan masyakarat menjadi tangguh dalam menghadapi bencana,” katanya.

Kerta berharap, pelatihan ini dapat menumbuhkan semangat kemanusian agar setiap masyarakat hidup saling menolong satu sama lain guna terciptanya Destana (Desa Tangguh Bencana).(R Wisnu Saputra/BandungKita.id)

 

Editor : Azmy Yanuar Muttaqien

Comment